Potret Urgensi Ngaji Teknologi di Ponpes Mahasiswa Al-Muslihuun

Blitar – Ngaji online merupakan sebuah fenomena baru yang ada di zaman millenial. Dahulu orang mengaji dilakukan secara tradisional dengan mendatangi majlis, namun di era sekarang ngaji dapat dilakukan secara virtual, hal itu menunjukkan bahwa perkembangan dawah sangatlah dinamis.
Era telah berubah. Zaman terus bergerak. Model masyarakat mencari informasi juga telah berganti. Jika dulu masyarakat rela berhari-hari berjalan kaki menuju tempat pengajian dan yang diisi oleh ustadz kondang, kini mereka tidak perlu repot dan capek. Cukup menggunakan handphone, seseorang akan mendapatkan model pengajian yang diinginkan.
Kecanggihan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh wawasan, termasuk pemahaman bidang agama. Banyak website yang menyajikan berita tentang keislaman dan bahkan menyediakan forum Tanya jawab agama. Namun, seiring dengan kemudahan itu muncul berbagai masalah. Salah satunya adalah persoalan pendangkalan dan radikalisme agama.
Hal tersebut disambut baik oleh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Muslihuun Blitar dengan menggelar Ngaji Ilmu Teknologi, Pesantren Go Digital berlokasi di Jl. Raya Tlogo Kanigoro. Sabtu (12/3/2022)
Dakwah digital menjadi tantangan sekaligus peluang. Artinya, model dakwah ini perlu membaca dan memahami kecenderungan keberagamaan generasi. Pasalnya, setiap generasi memiliki corak keberagamaan yang unik.
Dakwah model lama dengan bertemu dalam lingkungan terbatas akan tergeser oleh model dakwah digital. Dakwah digital yaitu model pengajaran Islam melalui media. Model dakwah ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Hal itu sesuai dengan karakteristik masyarakat milenial yang sangat akrab dengan gawai (gadget). Mereka mengakses internet hampir setiap saat. Lebih dari enam jam sehari mereka mengakses situs-situs dan menggunakan media sosial berjejaring (grup media sosial). Medsos kini pun menjadi rujukan utama masyarakat milenial. Mereka mencari jawaban-jawaban persoalan hidup dan keagamaan dari situs dan media sosial yang ramai dibanjiri kajian-kajian keagamaan.
Berikut dokumentasi Ngaji Ilmu Teknologi bersama Tim Media NU Blitar
Bersama santri putra, usai kegiatan
Peserta santri putra
Peserta santri putri usai acara
Tim Media NU Blitar melakukan persiapan sebelum acara
Dr. Kyai Habib Bawafi, M.H.I. bersama Drs. Kyai Al Djaini, M.Pd.l. memberikan arahan dalam Ngaji Ilmu Teknologi bersama Tim Media NU Blitar
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr. Kyai Habib Bawafi, M.H.I. (tengah) berpose usai kegiatan bersama santri putra
Abdul Rois memberikan arahan stategi dan tehnis dalam dakwah digital

 

Dr. Kyai Habib Bawafi, M.H.I. selaku Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al-Muslihuun memberikan arahan dalam ngaji ilmu teknologi
Peserta santri putri
Tampak peserta dari arah depan

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.