Demo Transparansi Anggaran, Begini Reaksi Ansor Kota Blitar

Blitar – Minta transparansi anggaran, mahasiswa UNU Blitar menggelar demo di depan kampus. Para mahasiswa ini juga membawa poster berupa tuntutan dan membentangkannya selama aksi demo berlangsung. Jumat (12/11/2021).
Menanggapi hal tersebut Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda  (GP) Ansor Kota Blitar meminta semua pihak untuk menahan diri. Ketua  PC GP Ansor Kota Blitar, Bastomi Alwi meminta semua pihak untuk tidak mudah terpancing agar tidak merugikan kepentingan lainnya, terutama aset NU.
“Kita itu tidak hanya mengamankan aset UNU Blitar aja, tetapi secara keseluruhan. Asetnya ada banom, ada maarif, sampai mahasiswa pun juga termasuk aset yang perlu diselamatkan” katanya.
Menurut Bastomi, demi menyelamatkan semua aset NU, langkah yang utama yakni dengan tidak memihak.
“Ansor tidak memihak pada siapa-siapa. Baik rektorat, ataupun mahasiswa” imbuhnya.
Menyikapi kondisi akhir-akhir ini, GP Ansor juga mengajak semua pihak untuk berpikir jernih dan matang. Ansor mempersilahkan langkah mahasiswa yang berupaya mengkritisi kebijakan kampus.
“Sikap kritis adalah sebuah keniscayaan di sebuah negara yang demokratis seperti Indonesia. Sebagai bagian agen perubahan sosial (agent of change), peran mahasiswa juga strategis dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan,” katanya.
Namun, Bastomi meminta agar mahasiswa konsisten berpikir jernih dalam menyampaikan pendapatnya. Menurutnya, polemik di tubuh UNU Blitar ini akan berakhir jika Surat Keputusan (SK) rektor dari PBNU turun.
Dia juga mendorong mahasiswa dan masyarakat menggunakan jalur yang tepat seperti berdialog dengan rektorat.
Dia menambahkan, GP Ansor juga meminta aparat keamanan melakukan upaya-upaya persuasif dalam menghadapi pendemo. Agar tetap tercipta rasa keamanan dan ketenteraman.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.