Ansor Banser

Sambut Harlah NU ke-98 Versi Hijriah, PCNU Kota Blitar Gelar Berbagai Kegiatan Berturut-Turut. Berikut Detailnya

Blitar – Menyambut hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 versi tahun Hijriah, PCNU Kota Blitar menginstruksikan kepada jajarannya untuk menggelar berbagai kegiatan. Mengutip pernyataan Ketua PCNU Dr K Habib Bawafi, MHI yang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk ikut menyemarakkan Harlah NU ke-98. “Ada 13 kegiatan. Mulai peresmian kartor GP Ansor hingga diadakan Ngaji Bareng yang ada disini dengan tetap protokol kesehatan” tuturnya. Berikut Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah NU ke-98 yang berhasil dihimpun redaksi: Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah

Awas Terkecoh, Begini Wajah Baru Kantor Ansor Mblitar

Blitar – Ansor Blitar akan membuka kantor baru di Jl Cisadane 9 Bendo Kota Blitar untuk memberikan sistem pelayanan komunikasi dan penyimpanan data. Juga tempat berkumpulnya sahabat-sahabat dalam mengerjakan sesuatu untuk mencapai target yang telah ditentukan. Pantauan NU Online, kantor Asor ini memiliki beberapa fungsi,antara lain ; Menerima informasi. Informasi yang dimaksud dapat berupa surat, panggilan telepon, dan laporan mengenai berbagai kegiatan kemasyarakatan Merekam dan menyimpan data-data serta informasi agar dapat sesegera mungkin apabila manajemen meminta informasi tersebut Mengatur informasi. Memberi informasi.

PAC GP ANSOR SANANWETAN GELAR ACARA MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN LAUNCHING RIJALUL ANSOR

Blitar, PAC GP Ansor Sananwetan menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Launching Rijalul Ansor. Bertempat di masjid besar Hidayatullah, Sananwetan, Kota Blitar, pada Jum’at, 30 Oktober 2020. Acara dimulai pukul 20.00 WIB. Dalam sambutan pembukaan acara tersebut, Ketua PAC GP Ansor Kec. Sananwetan, Khozin Asrori mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkuat Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah di kalangan kader dan anggota GP Ansor Kota Blitar. Selain itu sahabat Khozin juga menyampaikan bahwa dengan adanya organisasi semacam ini diharapkan

PAC GP ANSOR SUKOREJO GELAR PENDALAMAN MATERI KE-ANSORAN DAN KE-BANSERAN

Blitar – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Sukorejo mengadakan materi pendalaman Ke-Ansoran dan Ke-Banseran. Materi ini diadakan untuk memberikan pemantapan materi kepada para alumni Diklat Terpadu Dasar (DTD) Ansor Banser yang telah dilaksanakan sekitar dua minggu lalu di Madin Ar-Rohmah Pakunden. Dalam acara tersebut turut hadir dari jajaran instruktur yang diberikan tugas untuk mengisi pendalaman materi Ke-Ansoran dan Ke-Banseran. Para intruktur tersebut hadir penuh dengan kebanggan dan semangat menjaga kaderisasi dan merupakan bukti nyata dalam melaksanakan tugas dan

Di Tengah Pandemi, PAC Ansor Sukorejo Gelar Diklat Yang Aman Dan Tangguh

Blitar – Masa pandemi covid-19 tak menghalangi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo untuk melaksanakan berbagai aktivitas. Salah satunya menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD), untuk kaderisasi dan syarat kepengurusan PAC dan Ranting. (18/9) “Peserta pelatihan merupakan para anggota, pengurus ranting dan pengurus PAC. Semuanya wajib mengikuti berbagai diklat dasar. Diantaranya Diklat SAR, PKD dan DTD ,” ujar Ketua PC GP Ansor Kota Blitar, Hartono, ST., M.MPd Hartono menjelaskan berbagai diklat GP Ansor yang wajib diikuti. “Ada Pendidikan dan Latihan Dasar

Walikota Blitar Dukung Diklat GP Ansor Demi Menegakkan NKRI

Blitar – NKRI memiliki filsafat pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda suku bangsa, agama, bahasa, dan adat istiadat namun tetap satu jua. Yang terlahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga pejuang bangsa yang bertekat mempertahankan keutuhan bangsa. Tak terkecuali masyarakat kota Blitar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga Kota Blitar senantiasa menggelorakan spirit cinta tanah air adalah bagian dari iman. Dalam sambutannya saat menghadiri Diklat Terpadu Dasar (DTD) kaderisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Blitar, Walikota Blitar, Drs. H

Sikap Aswaja An Nahdliyah Terhadap Hari Besar Keagamaan dan Kenegaraan

Blitar – Islam sebagai agama samawi memiliki banyak ciri khas (khashaish) yang membedakannya dari agama lain. Ciri khas Islam yang paling menonjol adalah tawassuth, tasamuh, i’tidal dan tawazun. Tawassuth berarti mengambil jalan tengah, yaitu sikap tidak condong kepada ekstrem kanan maupun kelompok ekstrem kiri. Tasamuh berarti toleran, maksudnya Islam itu toleran terhadap perbedaan pandangan dalam masalah agama budaya dan adat istiadat.I’tidal artinya tegak lurus yaitu sikap tegak menjunjung tinggi keharusan berlaku adil dan lurus di tengah-tengah kehidupan bersama. Dan tawazun