Amanat Pelantikan PAC IPNU IPPNU Sananwetan, MWCNU: Jadilah Pembela dan Penyebar Aswaja

Hadirin Pelantikan PAC Sananwetan

Kota Blitar, NU Blitar Online

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sananwetan Kota Blitar baru saja melaksanakan seminar bertema “Rejuvenasi Pelajar NU untuk Bangkit dan Tumbuh di Era Pandemi” yang masih dalam rangkaian acara pelantikan pengurus PAC IPNU IPPNU Sananwetan, Ahad pagi (05/09/2021). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Sananwetan, Kiai Murtadlo.

Pada kesempatan itu, Kiai Murtadlo meminta apapun langkah program IPNU IPPNU harus menjadi pembela penyebar Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan semua nilai yang berlandaskan Aswaja harus tertanam di dalam jiwa anak-anak IPNU IPPNU. Selain itu, kader NU minimal harus bisa mengamalkan amalan Ahlus Sunnah wal Jamaah dan tidak pantas menjadi pengurus IPNU IPPNU jika terindikasi tidak sepaham Ahlus Sunnah wal Jamaah.

“Anak-anakku, adik-adikku IPNU IPPNU, visi kita & amanat kita adalah menjaga dan mengamalkan amalan Sunnah wal Jamaah. Untuk itu, menjadi kader NU minimal harus mengamalkan dan meyakini tentang Ahlus Sunnah adalah kebenaran. Maka tidak patut dan tidak layak bahkan tidak pantas andai kata adik adik IPNU IPPNU mengamalkan amalan yang keluar dari Ahlus Sunnah wal Jamaah. Jika di antara kita atau adik-adik ada terindikasi hal-hal yang tidak sepaham yang jelas dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah, maka tidak pantas untuk menjadi pengurus IPNU atau IPPNU. Itu saran saya, semoga bisa didengar dan diamalkan.” tutur beliau.

“IPNU IPPNU yang berada di tingkat kecamatan merupakan salah satu Banom di bawah naungan MWC NU Sananwetan. Maka dari itu, apapun rencana atau program kerja PAC IPNU IPPNU Sananwetan sebaiknya dapat dikoordinasikan dan dapat diselaraskan dengan program kerja MWC NU Sananwetan agar saling mengisi satu proker dengan proker lainnya.” tambah pria yang juga sebagai pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Blitar ini.

Dalam pandangan Kiai Murtadlo, kesuksesan suatu organisasi tercapai apabila memiliki tim yang solid untuk merekrut anggota.

“Kesuksesan suatu organisasi khususnya IPNU IPPNU, tidak saja melaksanakan program-program yang telah direncanakan. Namun yang lebih penting dari itu, bagaimana kita memiliki tim yang solid untuk merekrut dari pada adik adik kita yang sekarang belum masuk di jajaran IPNU IPPNU agar mereka mau terikat dalam suatu wadah organisasi.” imbuh beliau.

Tidak lupa, Kiai Murtadlo berpesan kepada kader IPNU IPPNU untuk membuat gebrakan baru dalam merekrut kader dengan mengajak putra putri warga NU yang tidak masuk struktural NU.

“Kalau yang menjadi IPNU IPPNU adalah anak dari pengurus NU, Banom, ranting NU, atau anak pengurus Syuriyah NU itu wajar. Namun kita perlu gebrakan baru, yaitu dengan anak-anak warga NU secara umum yang secara kultural yang meskipun tidak masuk struktur untuk kita ajak. Maka, itulah kesuksesan IPNU IPPNU mengemban dan mengembangkan dari pada organisasi kita.” tegas beliau.

Pewarta : Muchammad Azis Muchtarom
Editor : Hilda Nur Jannah

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.