Gerakan Muharram PAC Muslimat NU Kepanjenkidul

Santunan

Kota Blitar, NU Online

“Santunan Anak Yatim” satu acara yang diselenggarakan oleh PAC Muslimat NU Kepanjenkidul pada hari Kamis, 19 Agustus 2021 yang bertempat di Kantor PCNU Kota Blitar, dalam rangka menyambut Bulan Muharram.

PAC Muslimat NU pada acara ini melibatkan segenap jajaran pengurus harian Anak Cabang, Ketua Ranting se-Kecamatan Kepanjenkidul dan Ketua PC Muslimat NU Kota Blitar, dan juga undangan 10 anak yatim dari setiap ranting di Kecamatan Kepanjenkidul, setiap ranting diwajibkan mengirim maximal 1 anak yatim.

Ibu Hj. Rusmiati selaku Ketua PAC Muslimat Kepanjenkidul menyampaikan keprihatinannya terhadap pandemi covid 19 saat ini. Pasalnya kegiatan rutinan setiap minggu, bulan, bahkan tahunan yang biasanya terlaksana sebanyak 3 atau 4 kali. Namun ketika pandemi sempat terhenti, dan bisa melakukan kegiatanpun dengan zoom meeting atau via daring.

“Meskipun pandemi kita tidak berhenti total, tapi untuk kegiatan luar ruangan kita berhenti total dan sebagian kegiatan kita bisa lakukan dengan daring” ujar beliau Ketua PAC Muslimat NU Kepanjenkidul.

Santunan ini dilakukan atas bentuk kepedulian Muslimat NU kepada para anak yatim di Kecamatan Kepanjenkidul yang seharusnya tidak dilakukan hanya pada saat Bulan Muharram saja tapi karena keterbatasan kemampuan untuk menyantuni anak yatim maka dengan pengumpulan dana kas atau menghimpun dana dari para anggota Muslimat NU Se-Kecamatan Kepanjenkidul untuk bisa melaksanakan kegiatan tersebut.

“Harapannya setelah santunan ini, pandemi segera berakhir, musibah ini segera berlalu, sehingga kita bisa beraktivitas lagi untuk kegiatan di Muslimat NU, bisa eksis lagi, semua bisa terlaksana lagi seperti yang sudah-sudah” tambah beliau.

Memang pada masa pandemi saat ini, apa lagi dalam kondisi PPKM Darurat Level 5 sangatlah sulit untuk melakukan kegiatan luar ruangan, maka dari itu dengan terbatasnya kapasitas dan juga ketatnya protokol kesehatan, kegiatan bisa terlaksana dengan baik.

Pewarta : Hilda Nur Jannah
Editor : Muchammad Azis Muchtarom

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.