Keislaman

Memperingati Hari Santri Nasional 2022, Nahdliyin Gelar Festival Santri Keren

Blitar – Nahdliyin Kota Blitar akan menggelar Festival Santri Keren. Festival tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022. Festival tersebut akan digelar pada 21-27 Oktober 2022 di Alon-Alon Kota Blitar, Jawa Timur.  Festival Santri Keren merupakan momentum untuk memacu semangat belajar dan mengembangkan diri. Dengan begitu, santri dapat menjadi generasi masa depan Kota Blitar yang berakhlakul karimah. Festival Santri Keren menjadi ajang untuk mengembangkan kreativitas, wawasan, sekaligus silaturahmi dengan seluruh pesantren di Indonesia. Festival Santri Keren bersama Habib Ja’far, Gus

Sinau Bareng

Sinau Bareng, Kiat Asah Kemampuan Dakwah Digital ala NU Kota Blitar

Blitar, nublitar.or.id Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kota Blitar punya cara tersendiri dalam mengasah kemampuan dakwah digital Nahdliyin. Yakni, dengan menggelar rutinan Sinau Bareng Media Dakwah Digital yang dipusatkan di Aula Kantor PCNU Kota Blitar, Jalan Cisadane, Kelurahan Bendo, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Ahad (18/09/2022). Ketua PC LTNNU Kota Blitar, Abdul Rois menuturkan, kegiatan Sinau Bareng Media Dakwah Digital merupakan cara yang digunakan LTNNU setempat untuk melatih Nahdliyin dalam melakukan dakwah di era digital. “Salah satu cara untuk mempermudah mengasah

Turba PCNU 2022

Turba PCNU, Kiai Muhtar Lubby: Raih Ridho Allah dengan Berjam’iyyah

Blitar, nublitar.or.id Kiai Muhtar Lubby, Rais Syuriyah Pengurus Cabang  Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar menyampaikan, berjami’yyah merupakan salah satu jalan untuk meraih ridho Allah SWT. “Berjam’iyyah serta berkhidmah di Nahdlatul Ulama merupakan pilihan yang tepat sebagai tempat berinteraksi sosial untuk meraih ridho Allah SWT,” ujarnya. Hal itu disampaikan dalam acara Turun ke Bawah (Turba) PCNU Kota Blitar di Mushola Ni’matulloh Dawuhan Kota Blitar, Rabu (14/9/2022). Dia mengatakan, berjama’ah dan jam’iyyah di Nahdlatul Ulama sebenarnya kebutuhan yang bersifat dhorury, yaitu kebutuhan yang bersifat wajib dan mendesak. Menurutnya,

Ikrar Wakaf Buku Yasin

Wakaf Buku Yasin, Wujud LTN NU Kota Blitar Rawat Amaliyah

Blitar, nublitar.or.id Dalam mewujudkan lebih tersebarnya amaliyah Ahlussunnah Wal Jamaa’ah An-Nahdliyah, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Blitar, terbitkan Buku Yasin untuk kelompok jama’ah yasin di Kota Blitar. Dalam acara pengajian rutin setiap Ahad Kliwon di Kantor PCNU Kota Blitar, (11/9/2022) Buku Yasin inipun di wakafkan melalui ikrar wakaf dari wakif atau pewakaf kepada PCNU Kota Blitar secara simbolis. Proses pengerjaan buku yasin ini, kurang lebih memakan waktu selama setengah tahun atau enam bulan. Hal ini disampaikan

Program Wakaf Buku Yasin

LTN NU Kota Blitar Luncurkan Program Wakaf Buku Yasin

Blitar, nublitar.or.id Pengurus Cabang (Pengurus Cabang) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Blitar baru saja menerbitkan Buku Yasin, Ahad pagi (11/9/2022). Peluncuran buku tersebut dilaksanakan pada acara Ikrar Wakaf Buku Yasin, tepat setelah acara Pengajian Rutin Ahad Kliwon PCNU Kota Blitar di Aula PCNU Kota Blitar. Program Wakaf Buku Yasin ini rampung tercetak setelah pembukaan donasi wakaf enam bulan lalu dan melewati beberapa proses pentashihan yang intensif. Ketua PC LTN NU Kota Blitar, Abdul Rois, berterima kasih kepada semua pihak

Mengenang Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional di Indonesia

Blitar – Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Penetapannya sendiri berdasarkan sejarah panjang perjuangan para ulama dan santri dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan. Hari Santri Nasional (HSN) merupakan salah satu upaya ikhtiar para kiai dan santri dalam memimpin banyak perjuangan bagi kemerdekaan bangsa untuk mengusir para penjajah. Sehingga tiap tahun, HSN selalu diperingati oleh seluruh lapisan masyarakat. Melansir dari laman Pendis Kemenag, sejak zaman pra revolusi kemerdekaan, ulama dan santri pondok pesantren menjadi salah satu tonggak perjuangan Indonesia melalui perlawanan

Santri nderek kyai

Siapa yang mau mengurus NU aku anggap santriku dan siapa yang menjadi santriku  aku doakan khusnul khotimah beserta anak cucunya (KH . Hasyim Asy’ari)