Melihat Warga di Blitar Antusias Shalat Sunah Gerhana Bulan Total

Blitar – Fenomena gerhana bulan di Blitar disambut umat Islam dengan shalat gerhana bulan. Diikuti ratusan anggota Ansor, Banser, Pagarnusa, Muslimat, Fatayat dan warga nahdliyin dari Kecamatan Sananwetan, Kecamatan Sukorejo  dan Kecamatan Kepanjenkidul.
Pelaksanaan salat sunah dua rakaat atau salat sunah khusuf dilaksanakan sekitar pukul 18.45 WIB, Rabu (26/5/2021). Pelaksanaan salat gerhana bulan dilaksanakan persis setelah salat jamaah isya’.
Menariknya, PCNU Kota Blitar menginstruksikan pada jajarannya untuk menggelar Shalat Gerhana Bulan. Sayangnya, fenomena alam yang terjadi 195 tahun sekali ini terhalang oleh mendung, dan tidak bisa disaksikan secara total.
Fadhilah atau keutamaan fenomena gerhana bulan total adalah bagaimana manusia mensyukuri atas kekuasaan Allah dengan segala ciptaan dan ketentuan-Nya.
Sesuai sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak terjadi gerhana karena kematian dan kehidupan seseorang. Jika kalian melihat keduanya berdoalah kepada Allah dan sholatlah sampai kembali seperti semula.”
Dilansir dari SURYA.CO.ID – Masjid Agung Kota Blitar menggelar salat gerhana bulan, Rabu (26/5/2021). Salat gerhana bulan diselenggarakan usai salat jamaah Magrib.
Sejumlah warga terlihat mengikuti salat gerhana bulan di Masjid Agung Kota Blitar. Imam salat gerhana bulan di Masjid Agung Kota Blitar, Ustaz Shohib Abidin Al Khafid dan KH Subakir bertindak selaku khatib.
Salat gerhana bulan berlangsung dengan khusyuk dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
Para jemaah tetap memakai masker dan menjaga jarak saat mengikuti salat gerhana bulan.
KH Subakir yang juga selaku Ketua Takmir Masjid Agung Kota Blitar mengatakan, salat gerhana bulan diselenggarakan untuk mengajak jemaah Masjid Agung dan masyarakat muslim untuk mengikuti anjuran Rasulullah.
Menurutnya, Rasulullah menganjurkan apabila melihat gerhana bulan atau gerhana matahari, umat muslim diminta salat dan bersedekah.
Selain itu, umat muslim juga dianjurkan memperbanyak membaca zikir dan tasbih serta meminta ampun kepada Allah SWT agar diberi keselamatan.
“Kami juga memohon kepada Allah SWT agar segera mengangkat balak pandemi Covid-19 dari Kota Blitar khususnya dan Indonesia pada umumnya,” kata Kiai Subakir.
Sekadar diketahui, selain di Masjid Agung, salat gerhana bulan juga digelar di sejumlah masjid di wilayah Kota Blitar.
Berikut data masjid penyelenggara Sholat Gerhana Bulan di kota Blitar, yang berhasil dihimpun redaksi. Rabu 26 Mei 2021 :
1. Masjid Darussalam – RS.Syuhadak Haji Pakunden
2. Masjid Baitul A’la – Perumahan Pakunden.
3. Masjid Sukomulyo Jl.Manggar (Gg .Pondok )
4. Mushola Hidayatullah Jl.Manggar Tengah
5. masjid Ussisa Littaqwa – Plosokerep
6.Masjid Hidayatullah – Jl.Kalimantan Sananwetan
7. Masjid Nurul Imam – KUA Sukorejo Patihan
8. Masjid Al Mubarok – Jl.Melati
9.Masjid Tugu Kembangan Kab.Blitar
10. Masjid Agung Kota Blitar
11. Masjid Al Ikhlas Sentul
12. MAsjid Al A’rof Jl.Letda Markawi Ngegong Gedok Sananwetan
13. masjid Diponegoro – Jl.Blimbing No.5 Karangsari
14. Masjid Al Huda dan Pancasila – Turi
15. Masjid Nurul Huda – Patihan Sukorejo.
16. Mushola Sabillul Muttaqin Jl.Kalingebel RW.1 Tanjung sari
17. Masjid Al hikmah, kel. tanggung
18. Masjid Baitul Manan, Lk. Santren Kel. Tanggung
19. Musholla Al Ikhlas Jalan Kalasan Bendogerit
20. Masjid Al Kaustar Jl. Lekso Pakunden (Timur RS. Syuhada Haji)
21. Masjid Nurul Huda, Jalan Brau, Kelurahan Bendogerit.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.