Bentuk Kober NU, Ikhtiar PC LTN NU Kota Blitar Berdakwah Melalui Media

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kota Blitar mempunyai cara tersendiri untuk mendakwahkan Islam Nusantara di Kota Blitar. Cara yang dilakukan dalam dakwahnya melalui suatu komunitas yang dinamakan “Komunitas Cyber Nahdlatul Ulama “(Kober NU).

Ketua PC LTN NU Kota Blitar, Abdul Rois menuturkan tujuan dari pembentukan Kober NU ialah sebagai upaya ihtiyar dakwah Islam melalui media sosial maupun dunia maya yang nantinya bisa mengcounter isu isu yang negatif yang bisa terjadi di kalangan warga nahdliyin Kota Blitar juga sebagai sarana pembentukan pelatihan baik itu desain, fotografi, videografi yang nantinya bermanfaat bagi penerus bangsa yaitu pemuda yang bisa menjaga keutuhan NKRI. Dalam acara peresmian launching Kober NU sendiri diresmikan oleh Bapak Mokhamad Sidik,S.Sos,M.A.P dengan dihadiri oleh Pengurus Wilayah (PW) LTN NU Jawa Timur, Forkopimda, Diskominfotik, ketua Tanfidziyah, beserta banom, lembaga ma’arif NU dan perwakilan Ponpes di Kota Blitar.

“Cara itu untuk saat ini bisa dibilang yang paling efektif untuk metode dakwah Islam di dunia maya yaitu internet,” tutur Abdul Rois, usai kegiatan Launching Kober NU di Mini Hall Ponpes Nurul Ulum, Kota Blitar, Ahad (06/02/2022).

Dalam berdakwah, nantinya Kober NU akan menerapkan prinsip dan pola pikir yang tidak berseberangan dengan ajaran Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja), yakni Tawasuth, Ta’adul, Tasamuh, dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.

Sedangkan untuk strategi gerakan Kober NU, Abdul Rois menjelaskan, pihaknya bakal melakukan beberapa langkah. Pertama, membentuk komunitas. Kedua, mengadakan pelatihan. Ketiga, melakukan konsolidasi rutin. Terakhir, menerapkan metode share dan counter.

“Anggota Kober NU akan diisi oleh perwakilan banom dan ranting, perwakilan lembaga PCNU Kota Blitar, Nahdliyin Kota Blitar, santri pondok di Kota Blitar, cendekiawan di Kota Blitar, serta generasi muda Nahdliyin,” lanjutnya kepada NU Blitar

Lebih lanjut, para anggota Kober NU ke depan juga akan diberi pelatihan media sosial. Hal itu dimaksudkan untuk menunjang ketrampilan dan kemampuan anggota Kober NU dalam menjalankan program yang telah disusun.

“Pelatihan itu nanti berisi tentang bagaimana mengelola media sosial, membuat desain grafis, membuat videografi dan fotografi, serta menerapkan literasi digital,” paparnya.

Agar konten yang berisi dakwah bisa mengena kepada masyarakat, ujar Abdul Rois, maka akan dilaksanakan pula konsolidasi untuk membahas isu-isu terkini yang sedang hangat dibahas di media sosial dan dunia maya.

Terakhir, dalam membagikan konten dakwah yang sudah dibuat, Kober NU akan membagikannya kepada anggota komunitas. Kemudian anggota komunitas juga membagikan kepada masyarakat umum sehingga bisa tersampaikan secara masif dan terstruktur.

“Tak lupa saat ada berita bohong dan ujaran kebencian di media sosial khususnya di kota blitar nanti juga akan dicounter oleh tim Kober NU,” pungkasnya.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.