Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kyai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik” Mahrus Ali

Buku berjudul “Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik” yang dikarang oleh H Mahrus Ali memang telah menimbulkan kontroversi(2008). Sejak diterbitkan, buku itu telah memancing perseteruan terutama bagi kalangan ahlussunnah dari Nahdliyin (sebutan untuk warga NU). Hingga akhirnya kiai NU, KH. Abdullah Syamsul Arifin, Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim, mengarang buku berjudul Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik”. Seperti judulnya, buku ini memang menjadi sarana untuk meng-counter atas buku kontroversial tersebut.
Berikut ini disajikan Video Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kyai NU Menggugat Sholawat & Dzikir Syirik. Video ini dipublikasikan pada 17 April 2013 oleh Majelis Ta’lim Aswaja UB dan Forsa Fak. Hukum UB Bertempat di Widyaloka Convention Hall Universitas Brawijaya Malang (16 Desember 2008)
Simak juga video  selanjutnya

Pelu diketahui Mahrus Ali mengharamkan makan daging ayam dikarenakan ada cakarnya. Mahrus Ali juga mengharamkan makan tahu dengan alasan mengandung cuka.
Atas ulah yang dilakukan Mahrus Ali ini yang mengaku-ngaku sebagai Mantan Kyai NU maka KH. Thobary Syadzili meminta Mahrus Ali untuk membuat pernyataan tertulis atas kebohongan yang dia lakukan (Desember 2010)