Rais Syuriyah NU Kota Blitar Terpilih Sebagai Ketua MUI

KH Abdil Karim Muhaimin terpilih sebagai Ketua Umum MUI Kota Blitar dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Gedung Koesoemo Wicitra pada Sabtu (11/09/2021). Rais Syuriyah NU Kota Blitar itu bakal memimpin organisasinya kaum ulama tersebut untuk lima tahun ke depan.

Acara yang dihadiri para tokoh dan umara tersebut berlangsung di Gedung Koesoemo Wicitra Kota Blitar.

Walikota Blitar, Santoso, dalam sambutannya berharap MUI Kota Blitar tetap terus bermitra & bersinergi dengan Pemerintah Kota Blitar.

“Selama ini, MUI telah banyak membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Blitar. Semoga apa yang dilakukan MUI di periode yang lalu mendapatkan balasan dari Allah SWT.” ungkapnya.

Menurut Santoso, persoalan-persoalan yang berkembang di manca negara dan domestik, merupakan tanggung jawab bersama termasuk MUI dalam menjaga kondusivitas.

“Seiring dengan persoalan-persoalan yang berkembang termasuk radikalisme serta terorisme di manca negara dan domestik, bagaimana komunitas islam yang ada di Indonesia dalam menjaga kondusivitas merupakan tanggung jawab dari MUI beserta tokoh-tokoh ulama agar Kota Blitar tetap aman serta kondusif.” ujarnya

Subakir selaku Ketua MUI Kota Blitar periode sebelumnya, yakni periode 2016-2021 menyampaikan kepada hadirin bahwa memohon maaf apabila kepengurusan yang sebelumnya ada salah. Walaupun Musda dilaksanakan di tengah pandemi, ia berharap tidak mengurangi hidmat dalam bermusyawarah.

“Musyawarah ini akan menetapkan program, rekomendasi, dan pemilihan ketua. Walaupun dalam masa pandemi, semoga tidak mengurangi kehidmatan dan Musda harus tetap dilaksanakan karena merupakan musyawarah tertinggi di MUI Kota Blitar” katanya.

“Ibarat kendaraan, saat ini MUI sudah sampai terminal, perlu adanya evaluasi apa bisa terus apa berhenti. Jika terus, ke mana tujuan yang sesuai dengan garis-garis besar organisasi. Dan ibarat sopir, tatkala perlu diganti, harus diganti.” tandas pria yang juga sebagai Ketua Takmir Masjid Agung Kota Blitar ini.

Gigih Mardana selaku ketua panitia Musda menyampaikan bahwa dari musyawarah ini ditetapkan nama-nama tim formatur untuk penyusunan kepengurusan yang akan datang.

“Tadi acara lancar dan sukses, serta sudah kita tentukan sekalian tim formatur untuk membantu menyusun pengurus MUI periode 2021-2026, yakni KH Abdil Karim Muhaimin, KH Subakir, H. Mokhammad Sidik, H. Mahbub Zunaidi, Hj. Tatik Kusumawati, H. Agus Sujoko, Hj. Wasingah, Gus Muhtar Lubby, H. Sarianto, H. M. Zainuddin, dan Muh Salim.” katanya.

KH Abdil Karim Muhaimin dalam sambutannya setelah terpilih, menuturkan akan memaksimalkan program untuk merajut kebersamaan antar organisasi islam dan masyarakat.

“Alhamdulillah, Musda ke X MUI Kota Blitar berjalan dengan lancar penuh dengan kekeluargaan dan penuh dengan hidmah. Akhirnya memutuskan beberapa program dan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Blitar. Program prioritas adalah merajut kebersamaan antara organisasi islam di Kota Blitar dan umat islam pada umumnya. Kedua, bagaimana keberadaan MUI di Kota Blitar ini bisa dilihat dan dirasa manfaatnya oleh masyarakat. Antara lain, selalu ada pendampingan-pendampingan dalam masalah yang ada di masyarakat khususnya tentang keagamaan.” tutur beliau.

“Doakan semoga pengurus baru ini selalu berjalan sesuai dengan amanah dari amanat Musda yang ke X ini bisa sempurna sampai akhir masa khidmat.” pungkas pria yang juga sebagai Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Falah Putri Kota Blitar itu.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.