PKD Ansor Blitar untuk Lahirkan Kader Penggerak yang Andal. Berikut Potret Detailnya !!!

Blitar – Setiap organisasi atau lembaga pasti memiliki pemimpin. Mulai dari pemimpin yang tertinggi hingga pemimpin unit yang terkecil. Semua pemimpin harus memiliki konsep kepemimpinan. Dengan demikian, bisa merumuskan gaya dan cara kepemimpinan yang baik untuk kemajuan organisasi.
Kali ini , Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sananwetan Kota Blitar menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD)  untuk cetak kader penggerak yang andal.
Ketua PAC GP Ansor Sananwetan Khozin Asrori, S.Kom mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) diharapkan lahirkan kader penggerak GP Ansor tingkat anak cabang dan ranting yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang andal.
“Kader yang siap mengawal dan menjadi dinamisator organisasi Ansor di tingkat pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting,” tegasnya.
Hal itu disampaikan Gus Khozin saat membuka PKD Ansor di Mts Hidayatullah Sananwetan Kota Blitar. Sabtu (18/09). Dikatakan, banyak hal yang harus diketahui oleh peserta sebelum dinyatakan sah jadi kader Ansor, terutama masalah keorganisasian dan ideologi ahlussunnah wal jamaah.
“Selama pelatihan para peserta diberikan pemahaman untuk meraih kompetensi pelatihan yakni memiliki wawasan keilmuan yang luas dan bobot pengetahuan yang lebih memadai tentang ke-Aswaja-an, ke-NU-an, keindonesian dan kebangsaan,” ungkapnya.
Selain itu lanjutnya, ada juga materi tentang ke-Ansor-an dan ke-Banser-an, amaliyah dan tradisi keagamaan di NU, manajemen keorganisasian, serta analisis sosial.
“Meski digelar di tengah pandemi Covid-19, PKD  yang diikuti oleh 27 peserta perwakilan dari masing-masing ranting dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.
Dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, PKD terus diberangsungkan
Ketua PC LAZIS NU Kota Blitar yang juga didapuk sebagai ketua panitia PKD , Alim Sulaiman, S.PdI mendukung pelatihan ini supaya terlatih dan tidak hanya sebatas aku-akuan di NU. Mengingat, kaderisasi bagi GP Ansor sangatlah penting untuk menjaga organisasi agar tetap hidup.
Bahkan diadakannya pelatihan ini supaya menjadi kader Ansor yang shaleh juga militan yang sesuai degan tujuan di antaranya menjaga para ulama para kiai.
“Menjaga para kiai bukan hanya cerita tapi harus menjadi kata. Perang di zaman sekarang bukan perang fisik, tapi perang pemikiran perang ideologi, baik di dunia nyata maupun di dunia maya,” ujarnya kepada redaksi.
Dirinya berharap, mudah-mudahan setelah para peserta mengikuti pelatihan ini bisa menjadi kader juga pengurus yang militan, warga negara baik, warga NU yang baik sesuai harakah fikrah Nahdlatul Ulama.
“Alhamdulillah kira bisa silaturahim antar pemuda NU. Dengan adanya PKD ini bertambah kader ansor di kota blitar. Alhamdulillah juga program pengkaderan ansor berjalan,” tandasnya
Panitia memberikan cinderamata pada salah satu pemateri PKD
Peserta tampak bersungguh-sungguh mengikuti acara
Tampak peserta mengikuti olah raga pagi
Khozin Asrori, S.Kom (kanan) memberikan cinderamata pada pemateri
Komandan Banser memberikan materi
Komandan Banser memberikan materi
Alim Sulaiman, S.PdI (kiri) memberikan cinderamata pada komandan Banser

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.