Ketua PWNU Jatim : MWC Wajib Punya Kantor, BMT NU, dan NU Mart

Kota Blitar – NU Blitar Online

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sangat getol menyerukan kemandirian jam’iyyah. Selain untuk menyongsong satu abad usia NU, kemandirian jam’iyyah merupakan suatu keharusan yang perlu diupayakan untuk mendukung dakwah Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah An Nahdliyah di tengah masyarakat dan untuk kesejahteraan umat.

Imbauan tentang kemandirian jam’iyyah juga dilontarkan oleh KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jawa Timur, di sela-sela sambutannya secara virtual di pembukaan Konferensi Cabang ke-VII PCNU Kota Blitar pada Ahad pagi (3/10/2021) di Ponpes Tarbiyatul Falah Pakunden Kota Blitar.

Dalam sambutannya, kiai kelahiran 1966 tersebut menjelaskan bahwa Majelis Wakil Cabang (MWC) wajib punya kantor, BMT NU, dan NU Mart.

“Mohon, semua MWC punya kantor, lalu di kantor MWC itu upayakan ada ruangan yang bisa dipakai untuk BMT, dan ada ruangan yang bisa untuk NU Mart. Semua MWC harus punya,” tegasnya.

Perlu diketahui, Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) di Jawa Timur sudah mulai berkembang. Namun keberadaannya belum tersebar di seluruh Jawa Timur. Maka dari itu, perlu adanya peran aktif dari NU cabang hingga MWC untuk mewujudkannya.

Di Jawa Timur sendiri, BMT NU Jombang merupakan yang terdepan. BMT NU Kota Santri tersebut menyentuh angka miliaran untuk omzet per tahunnya dan dari awal berdiri 8 tahun silam hingga saat ini, asetnya sudah lebih dari 60 Miliar Rupiah. Angka tersebut merupakan akumulatif dari BMT NU yang tersebar di seluruh kecamatan / MWC NU di Kabupaten Jombang.

Dan untuk NU Mart, keberadaannya di Jawa Timur juga sudah berkembang. Harapannya, dengan adanya kantor NU di setiap MWC yang di dalamnya terdapat BMT NU & NU Mart dapat lebih memaksimalkan terwujudnya kemandirian jam’iyyah, selain fungsi kantor sebagai pusat administrasi dan dakwah.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.