Ahlussunnah wal Jamaah

Blitar Raya Dikunjungi Turba PWNU Jatim, Sarianto: Semoga Memberi Semangat Baru

Blitar – Agenda Turun ke Bawah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Turba PWNU) Jawa Timur berlanjut ke Blitar Raya yang ditempatkan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). Kegiatan diikuti seluruh pengurus PCNU, badan otonom, dan lembaga NU se Blitar Raya. Alunan shalawat dari Grup Sholawat Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Desa Dawuhan, Kota Blitar, mengawali acara turba yang disiarkan secara langsung melalui chanel YouTube Ponpes Nurul Ulum. Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar

Ihktiar Menuju 1 Abad NU Dengan Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Demi Perkuat Organisasi Di Blitar

Blitar – Dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan komunikasi internal, PWNU Jawa Timur mengadakan turba bertajuk Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Menuju 1 Abad NU ke sejumlah PCNU-PCNU di Jatim. Turba dilaksanakan, di antaranya di Sampang, Sumenep, Lamongan, Bojonegoro, Magetan, Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Sidoarjo. Kali ini, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengelar turba ke NU Kab.Kota Blitar dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan Covid-19. Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah di

Melihat Warga di Blitar Antusias Shalat Sunah Gerhana Bulan Total

Blitar – Fenomena gerhana bulan di Blitar disambut umat Islam dengan shalat gerhana bulan. Diikuti ratusan anggota Ansor, Banser, Pagarnusa, Muslimat, Fatayat dan warga nahdliyin dari Kecamatan Sananwetan, Kecamatan Sukorejo  dan Kecamatan Kepanjenkidul. Pelaksanaan salat sunah dua rakaat atau salat sunah khusuf dilaksanakan sekitar pukul 18.45 WIB, Rabu (26/5/2021). Pelaksanaan salat gerhana bulan dilaksanakan persis setelah salat jamaah isya’. Menariknya, PCNU Kota Blitar menginstruksikan pada jajarannya untuk menggelar Shalat Gerhana Bulan. Sayangnya, fenomena alam yang terjadi 195 tahun sekali ini terhalang oleh

NU dan Tantangan Cryptocurrency di Era Milenial, Gus Karim: Harus Terus Lestarikan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah

Blitar – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (lakpesdam) Kota Blitar terus melakukan kajian isu-isu strategis dan pemberdayaan manusia untuk transformasi sosial. Kali ini Lakpesdam Kota Blitar menggelar Djagong Maton bertema NU dan Tantangan Demokrasi di Era Milenial di Ponpes Nurul Ulum Kota Blitar. (Jum’at, 7 /5/2021) Dalam sambutannya, Walikota Blitar, Drs Santoso, M.Pd yang diwakili oleh Gigih Mardana, M.Si menjelaskan bahwa generasi muda di eranya selalu memiliki konstribusi, untuk itu NU harus merangkul generasi milenial. “Canggih nya teknologi dan media sosial harus

Langkah Awal Terwujudnya Umat Ideal

Langkah awal menuju terwujudnya umat yang ideal (seperti yang dicita-citakan) atau biasa disebut Mabadi’ Khaira Ummah merupakan perilaku (akhlak) yang diharapkan dimiliki oleh kaum Nahdliyin. Hal ini perlu dicanangkan demi terbentuknya umat terbaik yakni umat yang mampu melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.  Tentunya dengan cara yang baik. Menegakkan yang benar (amar ma’ruf) dengan cara yang baik dan melarang yang salah (nahi mungkar) dengan cara yang baik pula. Dengan demikian Mabadi’ Khaira Ummah sesuai dengan Firman Allah surat Ali Imron ayat 110, yang

Puluhan Santri Ponpes Al Muhsin Ziarahi Makam Pahlawan Nasional di Jombang

Blitar – Di Indonesia, orang Islam kebanyakan melakukan ziarah kubur kapan saja dan tidak terikat waktu tertentu. Meski sudah jadi kebiasaan, hukum ziarah kubur bukan ibadah yang bersifat wajib dan tidak berdosa jika tidak melakukannya.  Ziarah kubur menurut Islam hanyalah salah satu sarana agar seorang Muslim selalu beriman dan mengingat kematian. Dengan ziarah kubur, umat Islam akan mengingat bahwa kematian itu nyata. Ziarah kubur merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama bagi Nahdlatul

Sambut Harlah NU ke-98 Versi Hijriah, PCNU Kota Blitar Gelar Berbagai Kegiatan Berturut-Turut. Berikut Detailnya

Blitar – Menyambut hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 versi tahun Hijriah, PCNU Kota Blitar menginstruksikan kepada jajarannya untuk menggelar berbagai kegiatan. Mengutip pernyataan Ketua PCNU Dr K Habib Bawafi, MHI yang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk ikut menyemarakkan Harlah NU ke-98. “Ada 13 kegiatan. Mulai peresmian kartor GP Ansor hingga diadakan Ngaji Bareng yang ada disini dengan tetap protokol kesehatan” tuturnya. Berikut Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah NU ke-98 yang berhasil dihimpun redaksi: Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah

Aswaja dan Politik

Tradisi Ahlussunnah Wal Jama’ah lahir dari kalangan sahabat Nabi yang bersikap netral (tidak memihak) dalam perebutan kekuasaan. Pada waktu itu berkembang berbagai aliran teologis (kalam) yang saling bersaing. Aliran-aliran tersebut antara lain: Khawarij, Syiah, dan Muktazilah. Kelahiran aliran teologi tidak terjadi tanpa sebab dan seringkali ada kepentingan politik di dalamnya Asal usul kelompok Aswaja nampak pada para sahabat yang bersikap netral dalam perebutan kekuasaan setelah masa Khulafaur Rasyidin. Meski demikian, aliran teologi Aswaja lahir atas prakarsa Khalifah Abdul Malik untuk menciptakan ketertiban

Shalawat, Kyai Sukamto: Sebagai Pematik Terkabulnya Doa

Blitar – Salah satu hikmah bershalawat adalah mereka yang bershalawat memiliki kesamaan aktivitas dengan malaikat, yaitu bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Kali ini Aswaja Center menggandeng Majlis Az Zayn  menggelar Ratibul Hadad dan Sholawat Untuk Bumi Bung Karno dengan dukungan NU Care LAZISNU di Auditorum PCNU Kota Blitar, Jl Cisadane 9 Bendo Kota Blitar. (Ahad,31/1/2021) Ketua Aswaja NU Center Kota Blitar, Kyai Sukamto Abdul Hamid menjelaskan pentingnya membaca sholawat bagi masyarakat nahdliyin. “Keutamaan membaca shalawat disebutkan dalam riwayat Imam Muslim,  pahala bagi

Sikapi Corona, Ustadz Khusnuddin MA Jelaskan Pentingnya Hibah, Hadiah, dan Shodaqoh

Blitar – Di tengah pandemi saat ini, di mana masyarakat dihadapkan pada wabah Corona Virus, umat Islam harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satunya dengan memperbanyak shodaqoh. “Perbanyak shodaqoh, baik harta benda. Bersikap ramah dan perilaku saling menolong kepada sesama,” Ustadz Khusnuddin , S.Sos., MA, Ketua MWC NU Sukorejo Kota Blitar. Dalam tausiyahnya kepada mahasiswa IAIN Kediri secara online via aplikasi Zoom ini, Ustadz Khusnuddin menegaskan agar umat Islam senantiasa memperbanyak hibah, hadiah, dan shodaqoh kepada sesama