Ahlussunnah wal Jamaah

Mengupas Tradisi Ngapati, Mitoni dan Tingkepan; Benarkah Dianjurkan?

Tradisi adalah sesuatu yang terjadi berulang ulang dengan disengaja, dan bukan terjadi secara kebetulan. Dalam hal ini, Syaikh Shalih bin Ghanim al-Sadlan, Ulama Wahhabi kontemporer dari Saudi Arabia, berkata: وفي درر الحكام شرح مجلة الأحكام العدلية قال: العادة هي الأمر الذي يتقرر في النفوس ويكون مقبولاً عند ذوي الطباع السليمة. (الشيخ صالح بن غانم السدلان، القواعد الفقهية الكبرى وما تفرع عنها ص/333). “Dalam kitab Durar al-Hukkam Syarh Majallat al-Ahkam al-Adliyyah berkata: “Adat (tradisi) adalah sesuatu yang menjadi keputusan pikiran banyak orang dan

Mengupas 4 Bid’ah Hasanah Setelah Generasi Sahabat

Setelah generasi sahabat punah, dari waktu ke waktu kaum Muslimin juga masih melakukan kreasi kreasi yang diperlukan dan dibutuhkan oleh umat, sesuai dengan perkembangan zaman yang harus diikuti dengan kecekatan dalam bertindak. Berikut 4 kreasi kaum Muslimin setelah generasi sahabat dan kemudian diakui sebagai bid’ah hasanah, yuk disimak. Pemberian Titik dalam Penulisan Mushhaf Pada masa Rasulullah, penulisan Mushhaf al-Qur’an yang dilakukan oleh para sahabat tanpa pemberian titik terhadap huruf-hurufnya seperti ba’, ta’ dan lain-lainnya. Bahkan ketika Khalifah Utsman menyalin Mushhaf menjadi 6

Potret Pembacaan Ratib Al-Haddad, Wirid dan Sholawat untuk Memohon Perlindungan Allah SWT di Ponpes Bustanul Muta’allimin

Blitar – Ratib Al-Haddad adalah bacaan wirid dan dzikir yang berisi ayat suci Alquran dan doa-doa. Bacaan ini disusun oleh Habib Abdullah Al-Haddad, seorang ulama yang mahsyur pada abad ke-11 Hijriyah. Salah satu keutamaan Ratib Al Haddad yang paling utama adalah diberi rezeki yang melimpah oleh Allah SWT. Sebab, ini juga termasuk jenis zikir yang dapat meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT. Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono (tengah) memberikan arahan pada puluhan hadirin. Selasa, 12/7/2022 malam Dalam sambutannya Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono menghimbau

Potret Temu Kangen Fosal, Kyai Wahid; Jaga NKRI Pada Posisi Masing-Masing

Blitar – Temu kangen memang salah satu sifat orang Indonesia yang suka berkumpul. Bukan hanya bernostalgia dengan sahabat lama, dengan adanya acara temu kangen sambil halal bihalal lintas genetasi, ternyata ada banyak manfaat yang bisa diambil. Mulai memperkuat jaringan koneksi pertemanan, bisnis, hingga saling bertukar informasi. Bertempat di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Ansor Banser mengadakan acara Temu Kangen Bersilahturahmi sambil Halal Bi Halal Lintas Generasi. Hal ini merupakan suatu kebahagiaan bagi Ansor Kota Blitar bisa bertemu bareng ketika berkumpul larut dalam

3 Manfaat Ziarah Kubur yang Perlu Diketahui

Manfaat ziarah kubur tidak banyak diketahui oleh umat manusia. Padahal, ziarah kubur merupakan salah satu perbuatan yang mengalami perubahan (nasikh-mansukh). Pada zaman awal-awal masuknya ajaran agama Islam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam sempat melarang melakukan ziarah kubur, karena khawatir menjadi sarana untuk menyekutukan Allah SWT. Namun seiring berjalannya waktu larangan tersebut mansukh (diubah) menjadi suatu perbuatan yang diperbolehkan untuk dilakukan kepada seluruh umat muslim baik itu laki-laki maupun perempuan. Jadi tidak ada larangan bagi kaum perempuan untuk berziarah. Berikut 3 (tiga) manfaat ziarah

PENGUKUHAN ,SERTA SERTIJAB KETUA LP MA’ARIF DI SMK ISLAM 1 BLITAR

Peringatan Harlah NU, pengukuhan dan serah terima jabatan ketua LP Ma’arif, dan kunjungan ke fasilitas belajar SMK Islam kota Blitar ( Sabtu, 12/02/2022) Kegiatan yang berlangsung di SMK Islam dihadiri oleh ketua PW LP Maarif NU Jatim, kepala Kemenag Kota Blitar, perwakilan syuriah dan tanfidziyah PC NU Kota Blitar, pengurus LP Ma’arif Kota Blitar, kepala sekolah/madrasah dan perwakilan guru LP Ma’arif. Dr. H. Noor Shodiq Askandar, SE. Menyatakan dalam sambutannya yang memuat inti dari pembahasan terdapat 7 poin yang perlu dikukuhkan

Sambut Harlah NU Ke-99, Aswaja NU Center Bersama Az Zayn Perkuat Ideologi Aswaja An-Nahdliyah

Blitar – Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (Aswaja) adalah salah satu aliran pemahaman teologis (Aqidah) Islam. Sebuah teologi yang diyakini sebagian besar umat Islam sebagai pemahaman yang benar yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya. Kemudian secara turun-temurun faham Aswaja diajarkan kepada generasi berikutnya (Tabi’in-Tabi’it Tabi’in) dan selanjutnya diteruskan oleh generasi-generasi berikutnya sehingga sampai kepada kita. Hal ini – tentu – dapat dibuktikan melalui kajian-kajian literer keagamaan. Berkaitan dengan ini ribuan kitab dan buku telah ditulis oleh banyak ulama dan

Roti NU Kota Blitar (TINULAR) & KOPPONTREN Lintang Songo dalam Harlah NU Ke-99

RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) adalah lembaga Nahdlatul Ulama dengan basis utama pondok pesantren di seluruh Indonesia. Pada kesempatan HARLAH NU ke-99 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Februari 2022 di Pondok Pesantren Lirboyo IV Cabang Santren Kota Blitar, RMI menggelar acara “Launching Roti NU Kota Blitar (TINULAR) Koppontren Lintang Songo dan Raker RMI NU Kota Blitar”. Menurut Ketua RMI NU Kota Blitar, Ahmad Fikri Amrullah bahwasanya fungsi lembaga RMI menjadi fasilitator sekaligus domisiator bagi pondok pesantren di Kota Blitar untuk menjadi

Bentuk Kober NU, Ikhtiar PC LTN NU Kota Blitar Berdakwah Melalui Media

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kota Blitar mempunyai cara tersendiri untuk mendakwahkan Islam Nusantara di Kota Blitar. Cara yang dilakukan dalam dakwahnya melalui suatu komunitas yang dinamakan “Komunitas Cyber Nahdlatul Ulama “(Kober NU). Ketua PC LTN NU Kota Blitar, Abdul Rois menuturkan tujuan dari pembentukan Kober NU ialah sebagai upaya ihtiyar dakwah Islam melalui media sosial maupun dunia maya yang nantinya bisa mengcounter isu isu yang negatif yang bisa terjadi di kalangan warga nahdliyin Kota Blitar

Menguak Arti Islam Nusantara

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Islam Nusantara? Sebuah pertanyaan selalu menjadi diskusi asyik netizen jagad maya. Islam Nusantara adalah Islam yang empirik dan distingtif sebagai hasil interaksi, kontekstualisasi, indigenisasi, penerjemahan, vernakularisasi Islam universal dengan realitas sosial, budaya, dan sastra di Indonesia Islam Nusantara telah ada sejak dulu, namun minim data thabaqat (biografi) yang komprehensif dari para tokoh muslim Nusantara setidaknya sejak abad ke-16. Hal ini berbeda dari fakta yang ada di Arab dan Persia, yang mengakibatkan bangunan sejarah keduanya sangat kokoh lantaran