Fatayat NU Kota Blitar Ikut Menjaga Khittah NU dalam Pusaran Pemilihan Umum 2019

Blitar – Pemilu 17 April 2019 telah berlalu. Lawatan pesta demokrasi telah usai dengan damai. Fatayat NU Kota Blitar  sebagai salah satu wadah nahdliyin yang peduli pada isu politik sosial kemasyarakatan terpanggil untuk menjadi bagian pengawal pasca pemilu serentak Pilpres dan Pileg. Tujuannya supaya situasi tetap berjalan kondusif hingga informasi resmi hasil penghitungan suara dari lembaga yang sah yaitu KPU dibuka untuk publik.
Mengusung tema Menang Kalah Tetap Bersaudara pada Ahad (21/4), diadakan pertemuan rutin ahad legi dengan dihadiri pengurus fatayat NU se kota blitar, mulai dari PR (Pengurus Ranting), PAC (Pengurus Anak Cabang) dan PC (Pengurus Cabang).
Berlangsung di rumah Susmiati,  Ranting Pengkol Kota Blitar. Dalam pemaparannya, PCFNU (Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama) menuturkan keprihatinan atas fenomena usainya Pilpres yang kenyataannya tidak mampu mengakhiri cercaan dan hoaks yang membludak di dunia maya.
Meski demikian, PCFNU memberikan pandangan optimis bagi generasi muda bahwa pada dasarnya perjuangan politik tahun ini adalah sebatas mengantarkan generasi tua untuk mengakhiri masa jayanya di kursi perpolitikan Indonesia.
Pada kesempatan tersebut diawali dengan istighotsah dan tahlil sebagai wujud ciri khas amalan kaum Nahdhiyin. Diikuti oleh semua peserta yang hadir. Deklarasi menjadi penting untuk segera disosialisakan dan dipublikasikan pentingnya mempererat persaudaraan pasca perbedaan pilihan, menang kalah tetap bersaudara, menang kalah tetap menjadi tetangga.
Adapun klaim kemenangan sepihak oleh salah satu paslon berdasarkan survei internal memang perlu untuk diwaspadai mengingat publik mulai banyak yang turut terprovokasi. Sehingga langkah yang mesti diambil di antaranya adalah mengamankan hasil penghitungan pemilu Pilpres dan Pileg; mendukung aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif di wilayah Indonesia; menolak informasi yang mengarah pada provokasi yang dapat membuat suasana konflik; serta tidak melakukan tindakan anarkis yang memicu kerusuhan massal.
Masalah pileg, pilpres sudah berlalu. Fatayat NU Kota Blitar fokus ke konfercab dan kegiatan dibulan romadhon. Bukber (buka bersama) bertempat di ranting bendo kec kepanjenkidul, insyaalloh pada tgl 14 romadhon. Dan ahad legi yang akan datang dibulan syawal skalian halal bi halal dirumah sahabat Nur kholidiyah Tanggung Kota Blitar.
Reporter : Susiyah
Editor: Abd Umar