Macam-Macam Salafi

Kendat misi dan agenda kelompok salaf sama, yaitu ingin mengembalikan praktek keagamaan sesuai al-Qur’an dan hadis, serta pemahaman salafus saleh, namun pada praktknya kelompok ini berbeda antara satu sama lainnya, bahkan saling menyalahkan. Begitu pula antara satu tokoh dengan lainnya.
Penelitan mutakhir tentang gerakan salaf yang ditulis oleh Din Wahib menjelaskan bahwa ada tga macam kelompok salaf yang berkembang di Indonesia. Tiga kelompok tersebut ialah salaf puris, salaf haraki, dan salaf jihadi.
Pertama, Salaf Puris, yaitu kelompok yang mengampanyekan jargon kembali kepada al-Qur’an dan hadis, serta menjauhi praktik keagamaan yang dipahami mereka sebagai syirik, bid’ah, dan khurafat. Sikap kelompok ini terhadap pemerintah dan negara bervariasi: ada yang menolak organisasi ataupun partai; ada yang koperatif dan terbuka dengan komunitas lain.
Kedua, Salaf Haraki, yaitu kelompok yang mendukung pemurnian ajaran Islam dan tidak setuju dengan ideologi dan aturan negara yang tidak berlandaskan secara langsung kepada syariat. Meskipun bersebarangan dengan negara yang tdak menerapkan syariat Islam, kelompok ini tdak melakukan penyerangan dan pemberontakan. Hanya sebatas pemikiran saja.
Ketiga, Salaf Jihadi, yaitu kelompok yang mendukung pemurnian ajaran Islam dan menolak negara yang tdak berdasarkan syariat Islam sebagaimana Salaf Jihadi, serta melakukan penyerangan terhadap praktek ataupun kelompok yang melakukan kesalahan. Kelompok ini seringkali melakukan kerusakan, pembunuhan, dan pemboman dengan mengatasnamakan jihad.
Diadopsi dari Buku Pintar Salafi Wahabi yang diterbitkan oleh Harakah Islamiyah
Baca juga :
1. Siapakah Wahabi?
2. Bagaimana Penyebaran Wahabi di Indonesia?
3. Apakah sama Salaf dan Wahabi?
4. Apa Saja Macam-macam salaf?
5. Bagaimana Cara Berpikir Salaf-Wahabi?
6. Siapa Saja Ulama yang Menjadi Rujukan Salaf-Wahabi?
7. Mengapa Jargon “Kembali Kepada al-Qur’an dan Hadis” Bermasalah?
8. Apa yang Dimaksud Manhaj Salaf?
9. Apa Saja Kekeliruan Salaf-Wahabi dalam Berdalil?
10. Benarkah Semua yang Tidak Dilakukan Rasul Haram Dikerjakan?
11. Adakah Bukti Sahabat Mengerjakan yang Tidak Dilakukan Nabi?
12. Islam Sudah Sempurna, Tidak Usah Ditambah-tambahi?
13. Bagaimana Memahami Hadis Kullu Bid’ah Dhalalah?
14. Benarkah Salaf-Wahabi Tidak Bermadzhab?
15. Tepatkan Salaf-Wahabi Disebut Ahli Hadis?
16. Benarkah Tidak Boleh Beramal Dengan Hadis Dhaif?
17. Apa Saja Kekeliruan Salaf-Wahabi dalam Akidah?
18. Bagaimana Cara Memahami Ayat Mutasyabihat?
19. Mungkinkah Ahlussunnah wal Jama’ah Berdamai dengan Salaf-Wahabi?