Fatayat NU

Konsep Ahlussunah wal Jamaah dalam Harlah NU 94

Blitar –  Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sananwetan Kota Blitar, Jawa Timur, bersinergi untuk menggelar Harlah NU ke 94. Kerjasama keduanya diwujudkan dalam diba’an dan pengajian rutin. Diungkap oleh alumnus Universitas Al Azhar Mesir, Ustadz H. M. Abd Rouf, Lc., Grad.Dip, MA di Masjid Hidayatullah Kota Blitar. Ahad (8/3/2020) Ust Rouf menjelaskan, siapa itu Ahlussunah wal Jamaah? Secara sekilas, pertanyaan ini mungkin amat mudah dijawab. Apalagi bagi warga Nahdliyin—yang setiap hari secara doktrinal mengikuti dan mengamalkan tradisi Aswaja

NU Care LazisNU Wujudkan Kemandirian Jamaah dan Jamiyah Kota Blitar

Blitar – Pengurus Cabang NU Care LazisNU Kota Blitar merintis kemandirian untuk sejumlah jamaah serta jam’iyahnya. Upaya tersebut diwujudkan dalam peluncuran gerakan infaq receh di masing masing rating NU Kota Blitar serta ikut mendayagunakan semua potensi yang dimiliki jamaah NU setempat. Sejarah telah membuktikan, kekuatan kemandirian NU adalah modal dasar membangun warga makin sejahtera, pelayanan umat makin meningkat, pendidikan warga terus tercerahkan, akses kesehatan terus membaik, dan dakwah wasathiyah makin ramah nan membumi. Bendahara NU Care LazisNU Kota Blitar, Khozin Asrori, S.Kom

94 Tahun NU Terus Bersama Rakyat Kecil

Blitar – Peringatan hari lahir (harlah) ke-94 NU menjadi momentum bagi ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat. NU akan selalu berada bersama dan memperjuangkan nasib rakyat kecil. Sejak dulu NU selalu bersama rakyat kecil, memikirkan nasib mereka yang belum baik. PCNU Kota Blitar berharap ke depannya bisa memberikan kontribusi lebih dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Setiap masyarakat dapat turut andil bersedekah pada gerakan koin untuk membantu warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Bendahara NU

Gelar Pelantikan Pengurus Sananwetan, Khozin Asrori: Harus Bisa Menjaga dan Mengawal Aqidah Aswaja

Blitar – Dalam rangka memperkuat kepenguruan di tiap-tiap ranting, pengurus Ansor dan Fatayat Sananwetan menggelar Parade Sholawat dan Pelantikan pengurus ranting Ansor dan Fatayat NU di Balai Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Sabtu (7/12) Pelantikan pengurus ini penting untuk melanjutkan tali estafet perjuangan menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan aqidah Ahlussunah Wal Jama’ah An-Nahdliyah yang menjadi pedoman Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sananwetan, Khozin Asrori, S.T mengatakan Aswaja adalah kelompok yang mengikuti rasulullah dan mengikuti sahabatnya. Menurutnya, berdasarkan

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Apel 10.000 Kader PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Muskerwil PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

Jelang Hari Santri, PCNU Kota Blitar Ziarah ke Makam Pendiri NU

Blitar – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN), PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) kota Blitar menggelar ziarah ke makam para pendiri NU di kota Blitar, Jum’at (18/10/2019). Kegiatan ziarah makam diawali dengan berkumpul di Masjid Agung Kota Blitar, untuk melaksanakan sholat Jum’at terlebih dahulu, lalu bersama-sama ke makam pendiri NU. Lokasi yang pertama dikunjungi rombongan PCNU Kota Blitar adalah makam KH. Muhsin yang terletak di belakang Masjid Agung Kota Blitar. Dengan ziarah ke makam ulama dan muassis, berharap dapat meneladani beliau yang

IPTKM NU BAHAS REKRUTMENT TENAGA DIDIK DAN KEPALA SEKOLAH TK. AL HIDAYAH YANG KOMPETEN

Sabtu, 05 Oktober 2019. Muslimat NU mengadakan pertemuan rutin, Ikatan Pengelola Taman Kanak-Kanak Muslimat Nahdlotul Ulama (IPTKM NU) di TK. Al Hidayah Klampok I kec. Sanawetan, Kota Blitar. Pertemuan ini diadakan rutin sebulan sekali yaitu setiap hari Sabtu Pon. Kali ini sebagai pemandu acara, Ibu Hj. Robiqoh S.Ag yang juga sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU kota Blitar. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dikemas dalam acara Istighotsah bersama dan dilanjutkan Tahlil singkat untuk para tokoh-tokoh pendiri dan pendahulu Muslimat

Potret TK Al-Hidayah Tanggung Latihan Membatik Peringati Hari Batik Nasional

Blitar – Peserta didik dan Guru TK Al-Hidayah Tanggung Kota Blitar pada hari ini, Rabu (2/10), kompak tampil mengenakan baju batik. Pemakaian baju batik ini dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2019. Sebelumnya seluruh peserta didik TK Al-Hidayah Tanggung Kota Blitar telah diimbau untuk mengenakan baju batik dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional tahun ke-10. Pemakaian baju batik pada 2 Oktober 2019 ini dilaksanakan berdasar Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional

Barokah Bulan Muharram Menurut Muslimat NU

Blitar, Bulan September 2019 ini, umat Islam memperingati Tahun Baru Islam. Bulan Muharram pun datang menandai tahun Baru bagi umat Islam ini. Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah. Muharram berarti ‘dipantang’, yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah. Di dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram sendiri merupakan salah satu dari empat bulan yang mulia. Bulan mulia lainnya adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Di bulan-bulan tersebut manusia dilarang menzalimi diri sendiri dan melakukan perbuatan dosa. Alih-alih, ini adalah waktu yang tepat untuk memetik