Syariah

Ratusan Kepala TPQ Kota Blitar Ikuti Diklat Kepemimpinan

Blitar,25/10/2019 Bertempat di UNISBA pada siang hari ini tadi, LPPTKA- BKPRMI kota Blitar dengan mengandeng MUI kota Blitar mengadakan Diklat Kepemimpinan yang diikuti kurang lebih 100 orang dr Kepala TPQ se Kota Blitar. Dalam acara pembukaan acara tersebut tampak di hadiri oleh MUI , Kemenag, jajaran Tinggi UNISBA dan Pemerintah Kota Blitar. Dalam Acara tersebut Ketua DPD BKPRMI kota Blitar Gus Muhtar Lubby berpesan kepada para peserta Diklat Kepemimpinan supaya bisa mengikuti sampai selesai sehingga bisa mendapat ilmunya demi untuk membentuk Kepala

Hukum Memasukkan Kontak Seseorang ke Grup WhatsApp Tanpa Izin

Di era milenial ini, arus komunikasi begitu deras tak terbendung. Kabar demi kabar, berita demi berita hampir sepersekian detik bisa disaksikan melalui media sosial, salah satunya melalui aplikasi Whats App (WA). Aplikasi yang satu ini hampir digunakan oleh semua kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua. Hampir semua orang memiliki nomor WA pribadi. Salah satu kemudahan yang ada di WA adalah dapat saling bertukar kabar, bertukar informasi, bermusyawarah atau sebatas humor santai di grup. Manfaat dan kemudaratan berada di dalam grup WA

Hukum Mengonsumsi Kepompong

Kepompong merupakan hewan yang berasal dari ulat dan dapat bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Kepompong biasa kita temukan di dedaunan atau di batang pohon selama masa tunggunya untuk berubah menjadi kupu-kupu. Saking banyak ditemukannya hewan ini, sebagian masyarakat tidak menyia-nyiakan keberadaan kepompong, bahkan sampai menjadikannya sebagai lauk makanan, maka tersajilah ragam menu semisal oseng kepompong, kepompong goreng, dan berbagai jenis masakan lainnya yang dianggap bermanfaat. Menanggapi fenomena di atas, sebenarnya mengonsumsi kepompong apakah merupakan hal yang diperbolehkan atau justru diharamkan? Kepompong dalam istilah Arab dikenal

Hukum Mengonsumsi Daging Kuda

Kuda merupakan salah satu jenis hewan yang disebutkan di berbagai tempat dalam Al-Qur’an. Penyebutan kata “al-khayl” yang merupakan nama kuda dalam bahasa Arab umumnya disebutkan dalam Al-Qur’an ketika menerangkan tentang suatu kenikmatan. Misalnya seperti yang terdapat dalam Surat An-Nahl: وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً “Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan.” (QS An-Nahl, Ayat: 8) Dalam ayat lain juga dijelaskan bahwa kuda merupakan salah satu harta dunia yang disenangi oleh manusia: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ

Hukum Mengonsumsi Daging Kelinci

Mengonsumsi daging kelinci merupakan pemandangan yang tak sulit dijumpai di masyarakat. Banyak dari mereka yang menyukai ciri khas dari daging ini. Bahkan, ada sebagian rumah makan yang khusus menyediakan masakan dari daging ini. Di antara beberapa masakan daging kelinci yang kita temui misalnya seperti sate kelinci, kelinci gulai, tongseng kelinci, rica-rica kelinci dan beberapa masakan-masakan lain yang berasal dari daging kelinci. Hal yang patut dipertanyakan, apakah daging kelinci termasuk hewan yang halal dimakan? Menurut mayoritas ulama yang meliputi Madzahib al-Arba’ah, mengonsumsi daging

Halal Haram Makan Bekicot “02”

Bekicot merupakan salah satu hewan yang biasa ditemukan di tempat-tempat yang lembab dengan ciri khas memiliki tempurung yang berfungsi untuk melindungi dirinya. Tempurung bekicot ini selalu menyertainya di mana pun hewan ini berjalan, seperti halnya yang juga terjadi pada siput dan kura-kura. Akhir-akhir ini ramai terjadi di masyarakat penjualan daging bekicot. Umumnya hewan ini dimasak dalam bentuk sate, sehingga lebih dikenal dengan nama “sate bekicot”. Masyarakat awam merespon fenomena tersebut dengan sikap yang beda-beda. Ada yang membeli dan mengonsumsinya, tanpa peduli

Mengkonsumsi Laron, Halal atau Haram?

Laron termasuk salah satu jenis serangga yang biasa muncul pada musim penghujan. Ciri fisiknya sedikit menyerupai semut dengan tubuh yang lunak dan bagian belakang lebih besar. Sebelum memiliki sayap, laron biasa disebut dengan rayap yang merupakan pemakan kayu dan memilih menetap di bagian dalam kayu. Hewan ini memiliki kebiasaan mengerubungi tempat-tempat yang terang, terutama di lampu-lampu. Pada saat masa munculnya hewan laron, saking banyaknya jumlah laron yang berkeliaran, sebagian orang memanfaatkannya untuk dikonsumsi dengan cara digoreng, tanpa mengerti terlebih dahulu tentang

Mengonsumsi Keong, Halal atau Haram?

NUBLITAR.OR.ID – Keong merupakan salah satu hewan yang dapat hidup dalam dua alam, yakni di perairan dan daratan. Salah satu ciri khas hewan ini adalah memiliki tempurung atau cangkang yang berfungsi sebagai pelindung dirinya dari ancaman luar. Tempurung keong ini selalu menyertainya di mana pun hewan ini berjalan, seperti halnya tempurung yang dimiliki oleh siput dan kura-kura. Bagi masyarakat yang berada di sekitar pesisir pantai, hewan keong ini sering mereka temukan. Kadang kita melihat beberapa orang berburu keong, sebagian untuk tujuan