Lailatul Ijtima’

Lailatul Ijtima, Kebiasaan Warga NU Kota Blitar Jelang Hari Coblosan

Blitar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Blitar beserta warga NU agar menggelar lailatul ijtima’ sehari sebelum pemungutan suara, Selasa malam, 16 April 2019. Diharapkan, dengan berkumpul-kumpul dalam kegiatan positif, persatuan, kedamaian, dan keamanan bangsa tetap terjaga meski masyarakat beda-beda pilihan politik. Lailatul ijtima’ sebetulnya kebiasaan yang rutin dilakukan di lingkungan Nahdliyin. Khusus di detik-detik pelaksanaan Pemilu. Sesuai arahan PWNU Jatim,  Rais Syuriah PCNU Kota Blitar KH A. Karim Muhaimin  menginstruksikan kegiatan positif itu agar digelar oleh seluruh Ranting NU se-Kota

Lailatul Ijtima’, Media Konsolidasi NU Kepanjenkidul Blitar

Salah satu ciri khas NU adalah mengadakan lailatul ijtima tiap bulan dan biasanya diisi dengan tahlil, khatmil Qur’an dan lain lain. Lailah artinya malam, dan ijtima’ artinya pertemuan. Artinya sebuah ”pertemuan malam” Lailtul Ijtima’ mempunyai manfaat yang tidak kecil bagi soliditas dan konsolidasi kader NU. Sebab, selain diisi dengan pembacaan tahlil, shalawat nabi dan sebagainya, lailatul Ijtima’ juga menjadi ajang pertemuan untuk membicarakan permasalahan NU kekinian. Selain media perkumpulan antar kader dan Banom, juga digunakan sebagai laporan kegiatan atau program yang telah,

NU Sananwetan Mempersembahkan Peringatan Isro’ Mi’roj dan Laitatul Ijtima’ ke Masyarakat

NUBLITAR.OR.ID – Isra Mi’raj merupakan hari untuk memperingati perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, SAW ke surga yang hanya ditempuh dalam waktu semalam. Perjalanan ini dilakukan setelah Nabi Muhammad, SAW melakukan meditasi di sebuah gua di dekat kota Mekah dan kemudian bertemu dengan Malaikat Jibril. Di dalam gua itu, Nabi Muhammad, SAW mematuhi perintah Allah, SWT untuk menjalankan ajaran Islam dan mengajarkan tentang Keesaan Tuhan. “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al

Lailatul Ijtima’ Kota Blitar

NUBLITAR.OR.ID –  Bagi Orang NU, menyelenggarakan pertemuan tiap bulan itu biasa. Pertemuan itu dinamakan Lailatul Ijtima’. Lailah artinya malam, dan ijtima’ artinya pertemuan. Artinya sebuah ”pertemuan malam” yang diselenggarakan di setiap bulan. Awalnya ini adalah kebiasaan para kiai yang akhirnya menjadi kebiasaan orang-orang NU atau pengurus NU. Acara ini dimanfaatkan untuk membahas, memecahkan dan mencarikan solusi atas problem organisasi, mulai masalah iuran, menghadapi Ramadlan, Tarawih, menentukan awal Ramadlan, sampai menjalar ke masalah-masalah umat yang berat. Lailatul Ijtima’ ini dapat ditemui mulai dari