Zakat

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama

Bismillahirrahmanirrahim Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh Berkat rahmat Allah, dukungan para mitra muzaki, donator, dan semangat dari para pengampu zakat, serta tekad yang kuat untuk bangkit dan terus maju, NU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia tengah bangkit untuk membangun lembaga zakat yang diberi nama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau yang disebut dengan NU CARE-LAZISNU sebagai lembaga zakat yang memiliki kredibilitas tinggi dan dipercaya masyarakat. Sesuai dengan visi dan misi NU tentang pengembangan zakat sebagai salah satu solusi untuk

Bantu Tuntaskan Permasalahan Sosial Dampak Covid-19, NU Care Lazisnu Kota Blitar Salurkan Zakat Fitrah

Blitar – Tiap tahun, umat Muslim dengan kondisi berkecukupan di seluruh dunia menunaikan zakat fitrah sebagai kewajiban di bulan Ramadan. Zakat fitrah merupakan harta berupa uang atau beras sebagai bentuk penyucian jiwa yang diberikan kepada kelompok rentan. Bagi pandangan ulama terdahulu, zakat fitrah sejatinya diberikan di akhir Ramadan agar Muslim yang masuk dalam kelompok rentan bisa ikut merayakan Idul Fitri. Tapi di tengah pandemi Covid-19, pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan lebih cepat, kata ketua NU Care Lazisnu Kota Blitar, Alim Sulaiman,

Tujuh Etika Membayar Zakat

Selain mengetahui berbagai hukum zakat, hendaknya seorang muzakki  (orang yang hendak membayar zakat) juga memperhatikan berbagai etikanya sehingga pembayaran zakatnya diterima dan diridhai Allah SWT. Lalu apa saja etika membayar zakat yang harus diperhatikannya? 1. Segera Membayar Zakat Setelah Waktu Wajibnya Tiba Ini dilakukan karena beberapa pertimbangan, yaitu: a) menampakkan rasa senang menaati perintah Allah SWT dan Rasul-Nya; b) membahagiakan orang yang menerimanya; c) sadar bahwa kalau ditunda bisa saja ada hal lain yang menghalanginya; dan d) menjadi maksiat apabila sampai habis

Tujuh Etika Membayar Zakat

Selain mengetahui berbagai hukum zakat, hendaknya seorang muzakki  (orang yang hendak membayar zakat) juga memperhatikan berbagai etikanya sehingga pembayaran zakatnya diterima dan diridhai Allah SWT. Lalu apa saja etika membayar zakat yang harus diperhatikannya? 1. Segera Membayar Zakat Setelah Waktu Wajibnya Tiba Ini dilakukan karena beberapa pertimbangan, yaitu: a) menampakkan rasa senang menaati perintah Allah SWT dan Rasul-Nya; b) membahagiakan orang yang menerimanya; c) sadar bahwa kalau ditunda bisa saja ada hal lain yang menghalanginya; dan d) menjadi maksiat apabila sampai habis