Abdullah_Umar

About Abdullah Umar

This author Abdullah Umar has created 56 entries.

Turnamen Futsal Sarungan Kembali Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Blitar

Blitar – Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kota Blitar menggelar Lomba Futsal Santri yang di ikuti ratusan santri TPQ se Kota Blitar. (Minggu 20/10/2019) Ust. Alim Sulaiman selaku direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Blitar mengatakan Bahwa acara lomba futsal santri ini adalah merupakan kegiatan tahunan dalang rangka memeriahkan Hari Santri Nasional dan memperebutkan Piala Kapolres Blitar Kota. “Jumlah peserta lomba futsal santri kali ini sebanyak 60 Team dengan jumlah anggota sebanyak

Suka Cita Ribuan Santri Ikuti Kirab HSN 2019 di Kota Blitar

Blitar – Ribuan santri terlihat bersuka cita mengikuti kirab memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019 di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Mereka naik beragam mobil hias, melantunkan salawat, hingga kompak menyanyikan mars Nahdatul Ulama (NU). Tidak ketinggalan atribut-atribut khas santri, hingga poster bertuliskan semangat perjuangan, juga kebanggaan mereka menjadi santri. Rute kirab dimulai dari depan kantor Walikota Blitar melintasi jalan Merdeka – Anggrek – Mastrip – TGP dan berakhir di Utara Alon-Alon Kota Blitar. Ribuan warga hingga anak sekolah berjajar

Jelang Hari Santri, PCNU Kota Blitar Ziarah ke Makam Pendiri NU

Blitar – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN), PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) kota Blitar menggelar ziarah ke makam para pendiri NU di kota Blitar, Jum’at (18/10/2019). Kegiatan ziarah makam diawali dengan berkumpul di Masjid Agung Kota Blitar, untuk melaksanakan sholat Jum’at terlebih dahulu, lalu bersama-sama ke makam pendiri NU. Lokasi yang pertama dikunjungi rombongan PCNU Kota Blitar adalah makam KH. Muhsin yang terletak di belakang Masjid Agung Kota Blitar. Dengan ziarah ke makam ulama dan muassis, berharap dapat meneladani beliau yang

PP Bustanul Muta’allimin: Pergantian Nama OSIS dengan Komisariat IPNU-IPPNU Lebih Tepat

NUBlitar – Instruksi Pengurus Cabang (PC) NU kota Blitar terkait perubahan nama dari OSIS ke Komisariat IPNU-IPPNU sangat tepat. Sebab perubahan nama tersebut lebih pas untuk menggambarkan identitas pelajar NU. Program ini sebagai langkah membangun identitas NU dikalangan pelajar Maarif NU kota Blitar sekaligus implementasi pembelajaran mapel Pendidikan Aswaja dan Ke NU an secara langsung. Demikian diungkapkan Waka Kesiswaan Bustanul Muta’allimin, Chotibul Umam, S.Pd  saat dikonfirmasi dalam pemilihan ketua komisariat IPNU IPPNU di kelas dan  serambi masjid pondok pesantren Bustanul Muta’allimin. Sabtu (12/10). Chotibul

Kyai Zahid, Pejuang Nahdlatul Ulama Kota Blitar

Kiai Zahid Partai NU (Nahdlatul Ulama) Tanggal Lahir 1903 Tempat Lahir Blitar Agama Islam Alamat Blitar, Jawa Timur Pendidikan 1917 – 1919 Pondok Tebuireng Djombang AMS (SMA)/Sederajat 1919 – 1926 Madjasari, Ngandjuk AMS (SMA)/Sederajat Biografi    …    – 1956 Menjadi ketua Bkm Blitar 1926 – 1937 Kepala Madrasah N.U. Tjb. Blitar (Madrasah tsb. sampai sekarang muridnja tjukup banjak) 1926 – 1956 Kiai Pondok Dawuhan Kota Blitar Djatim, (mempunjai Santri tjukup banjak) 1926 – 1956 Anggota Sjuriah NU Tjab Blitar 1945 – 1952 Ketua Masjumi Tjab Blitar 1946 – 1950 Bekerdja Sebagai B.R Kotapradja Blitar 1950 – 1956 Menjadi anggota DPRDS Kota Blitar 1955 – 1956 Ketua NU Tjab Blitar 9 November 1956 – 5 July

IPTKM NU BAHAS REKRUTMENT TENAGA DIDIK DAN KEPALA SEKOLAH TK. AL HIDAYAH YANG KOMPETEN

Sabtu, 05 Oktober 2019. Muslimat NU mengadakan pertemuan rutin, Ikatan Pengelola Taman Kanak-Kanak Muslimat Nahdlotul Ulama (IPTKM NU) di TK. Al Hidayah Klampok I kec. Sanawetan, Kota Blitar. Pertemuan ini diadakan rutin sebulan sekali yaitu setiap hari Sabtu Pon. Kali ini sebagai pemandu acara, Ibu Hj. Robiqoh S.Ag yang juga sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU kota Blitar. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dikemas dalam acara Istighotsah bersama dan dilanjutkan Tahlil singkat untuk para tokoh-tokoh pendiri dan pendahulu Muslimat

Pengakuan Kader, Cara Menghancurkan NKRI

Testimoni ini ditulis oleh seorang mantan kader PKS dari UI bernama Arbania Fitriani, sebagai “note” pribadi di facebook. Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam. Tulisan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenal PKS secara objektif, agar rakyat Indonesia mengetahui apakah PKS benar-benar mengusung kepentingan rakyat Indonesia atau justru sedang mengkhianati masyarakat dan para kadernya

Profil TK Al Hidayah Klampok Kota Blitar

Adapun Visi dan Misi TK Al Hidayah yaitu : Visi : Mencetak generasi yang berakhlaq mulia, aktif, kreatif, inovatif, berdasarkan Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah. Misi : 1. Membiasakan anak untuk berperilaku Islami. 2. Memberikan pendidikan budi pekerti yang dilandasi oleh nilai-nilai agama dan budaya. 3.Mengembangkaan intelektual yang berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi. 4. Menanamkan jiwa kemandirian agar mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun lingkungannya. 5. Menciptakan suasana pembelajaran nyaman, aman dan menyenangkan. 6. Memberikan pembiasaan kepada anak untuk melayani kebutuhan dan mengatasi permasalahannya. 7. Membiasakan anak peka terhadap kebersihan

Hukum Perempuan Berpidato Dihadapan Jama’ah Laki-laki

Deskripsi masalah Sekelompok jamaah putri mengadakan pengajian atau pertemuan, Undangan yang hadir disitu tidak hanya khusus putri melainkan banyak undangan dari orang laki-laki, biasanya tempat duduk laki –laki di depan tanpa di pisah oleh satir, serta petugas dalam acara tersebut semuanya perempuan baik pembawa acara, sambutan atau penceramah. Pertanyaaan : Bagaimana hukumnya perempuan berpidato ( MC, sambutan, ceramah) dihadapan laki-laki ? Jawaban : Tidak di perbolehkan, kecuali memenuhi syarat –syarat di antaranya: » Menutup aurat » Adanya satir antara laki-laki dan perempuan. » Tidak hawatir akan menimbulkan fthnah

Hukum Datang ke Kyai untuk Melancarkan Usaha

Deskripsi masalah. Seorang datang ke Kyai / dukun lalu orang itu berkata: “Yai/ Mbah .. saya minta sesuatu agar usaha saya lancar” atau “ Saya mohon saran, agar saya di beri kesembuhan “ Kemudian sang kyai memberikan sesuatu (barang) kepada orang tersebut, dan akhirnya pemohon berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Pertanyaan: a. Bolehkah ucapan orang yang datang ke kyai / mbah dukun seperti dalam diskripsi ? kalau tidak boleh bagaimana kata-kata yang paling tepat? b. Bagaimana hukumnya memberi barang kepada orang/ pemohon yang tidak jelas