Abdullah_Umar

About Abdullah Umar

This author Abdullah Umar has created 70 entries.

Cerdas Bermedsos

Perkembangan teknologi yang terus menerus semakin pesat membuat media sosial menjadi pilihan utama masyarakat dalam berkomunikasi diera sekarang ini, banyak masyarakat sekarang ini yang tidak bisa dipisahkan dengan Media sosial dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebebasan setiap orang dalam membuat serta membagikan informasi baik yang positip maupun yang negative semakin tidak terkendali, dan yang paling memprihatinkan adalah semakin banyaknya kita temukan berita hoax di media social, banyak kita jumpai ujaran kebencian dan fitnah dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang

Santri Buktikan Kebenaran Ceramah Gus Muwafiq

Blitar – Jebolan Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep Ustaz Ahmad Fauzan Rofiq membedah ceramah kontroversial KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq secara ilmiah. Magister pendidikan tersebut menguatkan betapa isi ceramah Gus Muwafiq yang dipermasalahkan ternyata memang ada dasarnya. “Namun beliau tetap minta maaf sebagai wujud kerendahhatiannya. Kita meributkan soal agama, karena kebodohan kita sendiri, ilmu kita dangkal, ngajinya baru tarikh terjemahan, tapi berani menghakimi kiai,” sesal Ustadz Fauzan Rofiq, Selasa (3/12). Menurutnya, ada tiga narasi yang dianggap kontroversial dari ceramah Gus Muwafiq. Pertama, Nabi

Metode Penyebaran Radikalisme

Blitar, PCNU Kota Blitar berulang kali menyampaikan tentang bahaya radikalisme. Tak hanya jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, sejumlah masyarakat Blitar juga turut mengutarakan itu secara terbuka kepada publik. Sempat ada usulan penggunaan istilah baru untuk disematkan pada kelompok berpaham radikal. Istilah yang diusulkan itu adalah manipulator agama. Lantas apa saja metode penyebaran radikalisme? Berikut beberapa metode yang berhasil dihimpun penulis: Buku-buku, risalah dari penjara, video provokatif Majalah, media cetak online termasuk media sosial, whatsapp, facebook, instagram, twitter, website dan lain sebagainya Melalui kegiatan

Cara Mujarab Membendung Radikalisme, Mantan Teroris: Ber NU dengan Konsisten

Blitar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar, pada Ahad (1/12/2019) bertempat di Aula KPRI Kota Blitar, menggelar sarasehan menangkal gerakan radikalisme dengan moderasi agama (memperkuat dai moderat berdivisi keummatan dan kebangsaan) guna mewujudkan situasi kantibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Blitar. Acara kerjasama antara PCNU Kota Blitar dengan Kemenag Kota Blitar ini dihadiri ketua PCNU Kota Blitar Dr. Habib Bawafi.M.HI, dan Drs. Solekan. M.PdI dari Kemenag Kota Blitar. Acara tersebut dihadiri semua unsur PCNU Kota Blitar baik

Perkuat Jaringan, IPNU-IPPNU Gelar Makesta Raya

Malang, NU Jatim Online Kader Nahdatul Ulama hendaknya dipersiapkan dengan matang. Salah satunya lewat Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU). Begitu pula yang diupayakan oleh Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU dan IPPNU Universitas Islam Malang (Unisma). Mereka menggelar acara Makesta Raya pada Sabtu (30/11) hingga Ahad (1/12) di Pondok Pesantren Hidayatut Tholibin, Malang. “Kami mengadakan Makesta Raya ini agar yang kemarin belum ikut bisa turut serta. Ini juga salah satu program

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Apel 10.000 Kader PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

Menjaga Negara Untuk Ibadah, Gus Karim: Ini Wajib Dilakukan Hingga Anak Cucu

Blitar – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Lailatul Ijtima’ NU bersama Nada dan Da’wah Mayangkara Group digelar di Masjid Baitul Hakim, kel. Bendo Kota Blitar. (28/11/2019) Rais Syuriah PCNU Kota Blitar, KH Abdil Karim Muhaimin, dalam sambutannya menjelaskan awal Nahdlatul Ulama didirikan. Pada tahun 1926, di Surabaya, para kiai pesantren Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) mendirikan jamiyah (organisasi) bernama Nahdlatul Ulama, kebangkitan para ulama. Konsekuensi dengan menggunakan kata nahdlatul adalah kebangkitan yang telah terangkai sejak berabad-abad lalu. Bukan kebangkitan yang tiba-tiba

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Muskerwil PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

Karena Kalah Semua Jadi Salah

Generasi kalah, maka semuanya jadi salah. Perkara mubah jadi haram. Masalah muamalah jadi aqidah. Beda fiqh jadi dkafirkan. Ribut perkara siyasah, pahal ujungnya cuma jadi siasat. Sudah miskin tradisi dan rendah literasi, tambah lagi mental orang kalah dalam hal budaya, ekonomi dan politik. Cadar yang menutup tubuhmu itu gak seberapa. Yang parah itu kalau sampai menutupi dirimu dari pandangan dan perspektif yang berbeda seolah dirimu lebih baik dan lebih benar, dan selain dirimu dan kelompokmu keliru. Jidat hitam itu gak perlu dipersoalkan.

Uniknya Masyarakat Gedog Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Kota Blitar – Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Di Kota Blitar, banyak sekali keragaman budaya, juga tradisi, termasuk pada saat merayakan hari besar Islam seperti Maulid Nabi. Setiap kecamatan memiliki budaya sendiri dalam memperingati Maulid Nabi, yang dalam Islam merupakan peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul