TARGET WAHABI: NU BUBAR 2025-2030

Nahdliyin di mana pun berada wajib ngerti !!!

Target wahabi beserta underbownya adalah NU harus bubar tahun 2025-2030. Warga NU harus pahami methode pecah-belah oleh para antek-antek asing, yang kini mereka melepaskan peliharaannya yakni wahabi. Untuk mencabik-cabik bahkan menghabisi ahlu sunnah wal jamaah/ NU) sampai hanya tersisa tulang-belulangnya, lalu TNI dan POLRI dengan mudah akan dijadikan budaknya !!!
Poin-poin hasil halaqoh Netizen NU Jawa Barat pada 19 Januari 2017 disebarkan seluas-luasnya kepada warga Indonesia, Umum, agar tidak anggap remeh Ancaman terhadap Bangsa dan Negara seperti selama ini !!!
1. Saat ini telah berlangsung/ ada gerakan dan dana super besar untuk membuat Indonesia bersih dari NU, TNI dan POLRI Dengan target tahun 2025-2030 Seperti sering dibilang oleh para Kiai sepuh, tokoh masyarakat yang melek politik dan pahami eskatologi Hancurkan NKRI, Resep mereka, kalau mau menguasai Indonesia, kuasai dulu NU.
Kalau mau memecah belah Indonesia, pecah belah dulu NU. Kalau mau menghancurkan Indonesia, hancurkan dulu NU lalu TNI dan POLRI bisa dijadikan BUDAKnya !!!
2. NU sudah cukup lambat mengantisipasi serbuan media online dan medsos oleh pihak-pihak di atas. Serangan di era media cetak sudah gencar dari tahun 80-an, serangan melalui internet sudah gencar dari tahun 95an, dan serangan di medsos semakin menggila sejak tahun 2010an.
3. Perlu ada peningkatan kajian literasi kitab kuning (ilmu-ilmu agama), kitab putih (ilmu-ilmu humaniora) dan kitab abu-abu (ilmu politik) bagi para warga NU agar tidak mudah dibodohi oleh paham-paham yang “menyerang” kaum Nahdhiyyin.
Karena mereka kini menyerang dengan gerakan Neo Cortex (Al Ghozwul Fikr), Proxy dan Psyco War (perang pemikiran, rekayasa psikologi dan intrik politik) dengan menggunakan sentimen agama (Aliran islam palsu/ khawarij/ wahabi) dan fanatisme Islam dan ‘politik kebencian’ sebagai alat untuk melemahkan warga NU dan NKRI.
4. Serangan-serangan kepada ulama-ulama NU khususnya para ulama pengawal organisasi NU Berupa fitnah dan hoax amat gencar, sebagian di antaranya dilakukan oleh kalangan yang “mengaku” Nahdhiyyin juga.
Serangan-serangan ini tujuannya menghilangkan kepercayaan umat kepada ulama, Ustad-ustadnya, Kyai-kyainya, Habaib-Habaibnya dan mengalihkannya kepada ulama-ulama yang “direkomendasikan” oleh para penyerang tersebut (Ustad/ Syekh Wahabi yang dikendalikan Asing).
5. Para kader Anshor Banser, elemen organisasi NU dan warga Nahdhiyyin harus ikut serta dalam “perang medsos” dan yang terang-terangan Membid’ah-bid’ahkan, men-Syirik-syirikkan bahkan Meng-Kafirkan tersebut, namun dengan cara bil-hikmah wal mau’idhatil hasanah.
Bila pihak lawan rajin menyebar hoax dan fitnah, jangan dilawan dengan hoax dan fitnah.