Rais Syuriah PCNU Kota Blitar Bimbing Seorang Mualaf Masuk Islam

Blitar, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar, Jawa Timur KH Abdil Karim Muhaimin membimbing seorang mualaf mengikrarkan dua kalimat syahadat, Senin (1/6) siang.
Kali ini yang dibimbing masuk Islam oleh Gus Karim adalah seorang warga asal jalan Wr Supratman No. 92 Bendogerit Kota Blitar, Angga Hendra Setiawan. Prosesi pembacaan dua kalimat syahadat dilaksanakan di Kantor PCNU Kota Blitar dan disaksikan beberapa jamaah.
Acara pembacaan ikrar dua kalimat syahadat berlangsung khidmat dan lancar turut disaksikan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar Dr. Habib Bawafi, M.HI. Sebelum mengikrarkan kalimat syahadat, calon mualaf mengaku memeluk Islam dengan ikhlas tanpa paksaan dari pihak manapun.
Pada kesempatan tersebut, ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr. Habib Bawafi, M.HI mengatakan, banyak yang menjadi mualaf dan memilih mengikrarkan syahadat dengan bimbingan kiai NU.
“Alhamdulillah hari ini bertambah saudara kita masuk agama Islam. Telah menjadi mualaf, saudara Angga Hendra Setiawan, 24 tahun, warga bendogerit. Pembimbing KH Abdil Karim Muhaimin. Saksi Dr. Habib Bawafi dan Dr. Syahrul Alim serta keluarga besar PC NU. Semoga senantiasa mendapat hidayah.” Ucapnya.
Dijelaskan, kantor PCNU Kota Blitar menggelar prosesi pembacaan dua kalimat syahadat berbarengan dengan acara halal bi halal PCNU ditengah pandemi Covid-19. Acara berlangsung dengan tetap mengikuti protokol penanggulangan covid-19.
Tak lupa, Gus Karim menyarankan menambahkan nama Muhammad didepan nama Angga, hingga menjadi Muhammad Angga Hendra Setiawan.
Disampaikan, Nahdlatul Ulama tidak membatasi diri hanya warga Blitar yang bisa mengucapkan ikrar syahadat. Dari mana saja, siapapun dari manapun asalnya, jika ingin di kantor PCNU Kota Blitar, PCNU siap membimbing sesuai syariat agama Islam.
Setelah prosesi menjadi mualaf, Angga pun mendapat hadiah berupa Al-Qur’an dan beras dari pengurus NU Care Lazisnu Kota Blitar, serta sertifikat untuk keperluan administrasi.