Potret TK Al-Hidayah Tanggung Latihan Membatik Peringati Hari Batik Nasional

Blitar – Peserta didik dan Guru TK Al-Hidayah Tanggung Kota Blitar pada hari ini, Rabu (2/10), kompak tampil mengenakan baju batik. Pemakaian baju batik ini dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2019.
Sebelumnya seluruh peserta didik TK Al-Hidayah Tanggung Kota Blitar telah diimbau untuk mengenakan baju batik dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional tahun ke-10. Pemakaian baju batik pada 2 Oktober 2019 ini dilaksanakan berdasar Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional.
Peringatan Hari Batik Nasional ini bertepatan dengan diakuinya batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia pada 2 Oktober 2009 atau 10 tahun lalu, oleh The United Nations of Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Selamat Hari Batik Nasional!
Kepala sekolah TK Al-Hidayah Tanggung Kota Blitar, Ibu Nurrohmah, S.Pd menjelaskan,” Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk memperingati hari batik nasional dan mengenalkan batik pada anak-anak. TK Al Hidayah selalu menanamkan untuk cinta produksi dalam negeri pada anak usia dini”.
Potret siswa siswi TK Al Hidayah belajar membatik dengan pengrajin batik Batasa kelurahan Tanggung didampingi guru. (2/10)
Ibu Nurrohmah, S.Pd mengatakan, selain mengajak anak membatik, ia memperkenalkan alat batik kepada siswanya. Di antaranya canting, malam, dan kompor. “Tadi saya dan guru lainnya juga mempraktekkan bagaimana cara membatik. Aktifitas dimulai dengan melukis pada kain lalu nyanthing, pewarnaan hingga pengeringan,” tutur ketua 1 Fatayat NU Kota Blitar ini.
Menurutnya, pelatihan membatik ini, bertujuan menanamkan pendidikan karakter kepada anak. Sekaligus supaya anak mengenal, menghargai dan melestarikan budaya bangsa sendiri. Selain itu, supaya tertanam betapa unik dan mahalnya nilai budaya Indonesia.
Dalam pelatihan, anak-anak tidak hanya diberi pengetahuan tentang proses pembuatan batik. Tetapi, mereka langsung dilibatkan dengan pemberian warna. Terutama untuk batik khas Batasa di Kelurahan Tanggung Kota Blitar ini.
“Tujuan lainnya adalah sebagai implementasi hasil belajar dari pendidikan luar sekolah. Supaya nantinya menjadi bekal ilmu yang bermanfaat ketika dewasa,” tuturnya.
Reporter: Susiyah