admin

About admin

This author admin has created 122 entries.

MENGAKHIRI BULAN RAMADHAN (Risalah Ramadhan 6)

A. Mengumandangkan Takbir Mengumandangkan Takbir untuk ‘Idul Fitri mulai terbenam matahari sampai shalat ‘Id dilaksanakan. Dikumandangkannya takbir itu baik oleh perseorangan maupun berjama’ah, sebagai rasa syukur sekaligus untuk syiar Islam. Dalam Alqur’an Allah berfirman : وَلِتُكْمِلُوا العِدَّةَ وَلِتُكَبِّروا اللهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ (البقرة : 185 ) Artinya : Dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan puasa serta bertakbir (membesarkan) Allah atas petunjuk yang telah diberikanNya kepadamu, semoga dengan denikian kamu menjadi ummat yang bersyukur (QS. Al Baqarah : 185) B. Mengeluarkan Zakat Fitrah.        Menjelang ‘Idul

LAILATUL QODAR (Risalah Ramadhan 5)

A. Pengertian Lailatul Qodar adalah suatu malam pada malam-malam bulan Ramadhan yang lebih baik dari seribu bulan. Maksudnya orang yang beribadah pada malam lailatul qodar itu pahalanya kan berlipat ganda sama dengan pahalanya orang yangberibadah selama seribu bulan. Tentang Lailatul Qodar ini diterangkan didalam firman Allah SWT : اِنَّآ اَنْزَلْنَاهُ فِى لَيْلَةِ الْقَدْرِ { وَمَآ اَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ { لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ شَهْرٍ { تَنَزَّلُ الْمَلآَئِكةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ اَمْرٍ { سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ {

I’TIKAF (Risalah Ramadhan 4)

A. Pengertian I’tikaf ialah berdiam diri (berhenti) dalam masjid dengan cara yang tertentu . Hukumnya adalah sunat pada tiap waktu, terlebih setelah tanggal 20 pada bulan Ramadhan.  Sebagaimana Sabda Nabi SAW. عَنْ عَآئِشَةَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ حَتّىٰ  تَوَفَّاهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ  ( رواه البخاري ومسلم ) Artinya: Dari ‘Aisyah Rasulullah SAW melakukan I’tikaf setelah tanggal 20 Ramadhan sehingga beliau wafat. (HR. Bukhari dan Muslim) B. Rukun I’tikaf Niat. Jika I’tikaf yang dinadzarkan harus niat wajib agar

SHALAT TARAWIH (Risalah Ramadhan 3)

A. Ketentuan Shalat Tarawih Shalat Tarawih merupakan shalat sunnat yang sangat dianjurkan untuk mengamalkannya dengan secara berjama’ah . Hukumnya sunnat muakad, melakukannya tiap dua raka’at salam . Perhatikan Hadits Nabi berikut: اَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ مِنْ جَوْفِ الَّيْلِ لَيَالِيَ مِنْ رَمَضَاَنَ, وَهِيَ ثَلاَثٌ مُتَفَرِّقَةٌ لَيْلَةُ الثَّالِثِ وَالْخَامِسِ وَالسَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ, وَصَلَّى فِى الْمَسْجِدِ وَصَلَّى النَّاسُ بِصَلاَتِهِ فِيْهَا, وَكَانَا يُصَلِّى بِهِمْ ثَمَانَ رَكَعَاةٍ وَيُكَمِّلُوْنَ بَقِيَهَا فِيْ بُيُوْتِهِمْ فَكَانَ يُسْمَعُ لَهُمْ اَزِيْزٌ كَاَزِيْزِ النَّحْلِ (رواه البخاري) Bahwasanya Rasulullah SAW keluar waktu tengah malam malam

PERMASALAHANNYA PUASA RAMADHAN (Risalah Ramadhan 2)

A. Penetapan Awal Puasa Bulan Ramadhan  Awal Puasa Bulan Ramadhan ditetapkan dengan cara : Ru’yatul Hilal (melihat tanggal 1 bulan Ramadhan). Hal ini didasarkan pada salah satu Hadits Nabi SAW berikut: صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَاَفْطِرُوْا ِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاَكْمِلُوْا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاَثِيْنَ يَوْمًا(رواه البخارى) Puasalah kamu sekalian degan melihat bulan dan berbukalah kamu sekalian dengan melihat bulan (pula). Jika bulan tidak nampak lantaran langit  mendung, maka sempurnakanlah bulan Sya’ban 30 hari (HR. Bukhori) Hisab Tanggal satu bulan Ramadhan dan tanggal satu Syawal biasanya umat Islam menunggu

PENGERTIAN DAN DASAR DISYARI’ATKAN PUASA (Risalah Ramadhan 1)

PENGERTIAN PUASA         Menurut bahasa, puasa berasal dari bahas arab dari kata “shoum” yang berarti menahan diri dari segala sesuatu. Sedang menurut istilah Agama Islam Puasa berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya selama satu hari mulai terbit fajar shodiq hingga terbenam matahari dengan syarat dan rukun tertentu. DASAR DISYARIA’ATKANNYA PUASA               Puasa bulan Romadhan adalah fardlu ‘ain bagi setiap orang Islam yang mukallaf baik laki-laki maupun perempuan.  Perintah diwajibkannya puasa itu  turun pada tanggal 10  Sya’ban satu setengah tahun setelah hijrah

Safari Ramadhan, NU Blitar Menuturkan Keistimewaan Umat Nabi Muhammad Dibanding Umat Terdahulu

Blitar – Wakil Rois Syuriyah PCNU Kota Blitar KH Sukamto Abdul Hamid mengajak segenap umat Islam untuk terus memperbaiki kualitas dan kuantitas ibadah kepada Allah SWT. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan diri dengan bekal yang cukup ketika saat nanti bertemu dengan alam keabadian yaitu alam akhirat. Untuk sampai ke alam keabadian ini, lanjutnya, manusia harus bertemu dahulu dengan alam kematian. Sehingga sebagai umat yang beriman harus menyadari bahwa alam kematian adalah awal dari kehidupan baru. “Kita harus bertemu kematian dulu sebelum menemui

Safari Ramadhan, NU Kota Blitar Mengenang Sejarah NU

Blitar – Safari Ramadhan 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar, fokus pada penguatan sejarah NU di Masjid Baitul Manan Tanggung Santren (7/5). Dalam kegiatan ini, pengurus dan warga NU akan dikuatkan kembali dasar-dasar untuk menjaga dan melestari amaliah aswaja yang paling banyak dipegang dan diamalkan oleh umat Islam di Kota Blitar. Baca juga JADWAL SAFARI RAMADLAN 1440 H PCNU KOTA BLITAR KH. Abdul Karim Muhaimin, Rais Syuriah PCNU Kota Blitar menjelaskan perihal sejarah NU. Akibat penjajahan maupun akibat kungkungan

Mengapa Jumlah Rakaat Tarawih Berbeda-beda? Ini Penjelasannya

Salah satu perdebatan yang muncul tiap bulan Ramadhan adalah polemik jumlah rakaat shalat Tarawih. Di Indonesia, setidaknya ada dua kubu soal tarawih ini: kalangan yang shalat tarawih 8 rakaat, dan kalangan yang tarawih 20 rakaat. Tentu hal ini mudah kita dapati. Mulanya pemahaman akan adanya shalat tarawih di bulan Ramadhan ini adalah bentuk riil dari hadits Nabi: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barangsiapa bangun (shalat malam) di bulan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka diampuni baginya dosa-dosa

JADWAL SAFARI RAMADLAN 1440 H PCNU KOTA BLITAR

NO. HARI/TANGGAL KELOMPOK RANTING PEMATERI MASJID KET. 1 Selasa,7 Mei 2019 Tanggung KH.ABDIL KARIM MUHAIMIN Baitul Manan Tanggung Santren Bpk.Harianto Ngadirejo Sentul 2 Rabu,8 Mei 2019 Jausenan Drs.KH.SUBAKIR,M.Ag Baitul A’la BTN Pakunden Bpk.Ahadianto Pengkol BTN Pakunden Tanjungsari 3 Kamis,9 Mei 2019 Bendogerit K.PURNOMO,M.HI Nurul Huda Bendogerit Bpk.Yunus Bastari Gedok Sananwetan BTN Gedok 4 Jum’at,10 Mei 2019 Bendo KH.ALI MUSTOFA Masjid Imam Bonjol Sangut Bpk.H.Nuzul Sangut Dawuhan 5 Sabtu,11 Mei 2019 Pakunden K.SUKAMTO ABD. HAMID Mushola Al Hidayah Mabatil Bpk.H.Tamami Dimoro Patihan Mabatil Sukorejo 6 Ahad,12 Mei 2019 Genengan Drs.KH.ABD.BASYID Masjid Baitur Rohman Genengan Bpk.Samsul Anam Sawahan Cabean Plosokerep 7 Senin,13 Mei 2019 Kepanjen Kidul Drs.KH.TOIPURI Mushola Srigading Bpk.Asfiyak Kepanjen Lor Kauman 8 Selasa,14 Mei 2019 Turi KH.NUR KHOLIS Masjid Diponegoro Karangsari Bpk.Buyung Karangsari Balapan Tlumpu Blitar 9 Rabu,15 Mei 2019 Klampok K. MUKHTAR LUBBY Mushola Al Ishlah Jl.Buton Bpk.Murtadlo Karangtengah Rembang Catatan: Waktu menjelang shalat Isa’ sampai dengan selesai