Aswaja NU Center Kota Blitar

Perjuangan Santri Millenial, Dr. KH Syaikhul Munib, M.Ag: Harus Tawazun, Tasamuh dan Tawassuth

Blitar – Istilah santri tidak asing lagi di masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia telah mengesahkan “Hari Santri” sebagai penanda diakuinya kontribusi santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU kota Blitar, Dr. KH Syaikhul Munib, M.Ag menjelaskan mengenai beberapa hal yang harus dilakukan oleh santri masa kini, yang biasa disebut milenial dalam acara Podcast di Studio Aswaja Center, Jl Cisadane No.2 Bendo Kota Blitar Jatim. Selasa, 13/10/2020. Santri adalah sebutan istilah bagi seseorang yang belajar ilmu agama di lembaga pendidikan

Bid’ah dan Tradisi: Antara Agama & Realita dalam Perspektif Aswaja An-Nahdliyah

Blitar – Pembahasan mengenai bid’ah menjadi penting, melihat konteks masyarakat saat ini yang dengan mudah melontarkannya kepada sesama muslim. Perhatian mengenai bid’ah sudah lama menjadi pro kontra, sejak ratusan tahun lalu. Kali ini, pembahasan mengenai bid’ah dan tradisi , dipaparkan oleh ustadz Khusnuddin, S.Sos.I, M.A secara panjang lebar dalam Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Kiswah)  di Markas Dakwah Aswaja, Jl. Kalimantan No. 65 A Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Minggu, 4/10/2020. Bid’ah merupakan perbuatan yang dikerjakan tidak menurut contoh yang

Fenomena Pendidikan Agama Islam Di Masa Pandemi

Blitar – Ber bulan bulan pandemi melanda. Semua kegiatan termasuk proses belajar mengaji diberhentikan dan dilanjutkan belajar  melalui daring. Pendidikan agama bagi generasi muda merupakan investasi penting jangka panjang harus tetap diberikan sejak dini. Karena agama merupakan pondasi dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak. Dengan agama anak-anak lebih mengetahui arti pentingnya spiritualitas bagi masa depannya. Hal itu disampaikan oleh Kasi Pemda Kemeng Kota Blitar, H. Habiburohman, M.Ag saat menjadi narasumber acara Podcast Aswaja yang diselenggarakan di Studio Aswaja, jalan Cisadane

Fakta Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara, Ustadz Arif: Islam Berkembang Melalui Budaya

Blitar – Pembelokan sejarah yang dilakukan kelompok khilafahisme selama ini menjadi keprihatinan banyak pihak. Termasuk bagi kalangan masyarakat Blitar. Perlu kiranya masyarakat yang tahu untuk meluruskan sejarah yang terbelok itu. Diskusi pelurusan sejarah yang dilakukan Aswaja Center Kota Blitar pada acara Podcast Aswaja, menjadi bahan pembicaraan yang menarik. Peserta sangat antusias memperhatikan kata demi kata yang terucap dari Arif Muzayin, badayawan-sejarawan Blitar. Seperti mengutip Republika.co.id Film “Jejak Khilafah di Nusantara” yang tayang secara virtual selalu menyisakan polemik. Tayangan tersebut pun akhirnya diblokir

Amaliah Aswaja, Kyai Sukamto: Harus Ada Fikroh, Harokah dan Ghirah.

Blitar – Perkembangan radikalisme semakin hari dinilai semakin merajalela, sebab itu perlu diantisipasi agar tidak semakin tumbuh subur. Dinilai efektif cegah radikalisme, Aswaja  Center Kota Blitar telah melakukan pencegahan secara dini dan telah terbukti dengan menggelar Kajian Islam Ahlussunah wal Jama’ah (Kiswah) di Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin, Kota Blitar. Ahad, 30/08/2020. Ketua Aswaja Center Kota Blitar, Jatim, Kyai Sukamto Abdul Hamid mengajak seluruh warga dan pengurus NU untuk secara kolektif menjalankan harakah, fikrah dan ghirrah dalam ber NU. “Sejak awal, Nahdlatul Ulama

Kupas Kebijakan Pendidikan, Priyo Suhartono: Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Jiwa

Blitar – Sejak awal 2020, dunia gempar oleh virus corona baru yang menyerang pernapasan manusia dan bisa menyebabkan kematian. Virus  yang berasal dari Wuhan, China, ini dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia. Menghadapi tatanan baru untuk beradaptasi dengan covid-19, Dinas Pendidikan Kota Blitar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan jiwa dalam melakukan pembelajaran. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Priyo Suhartono, S.Sos, M.Si mengupas tuntas kebijakan pemerintah terhadap pendidikan saat pandemi covid 19 di Studio Aswaja, Jl Cisadane 9 Bendo Kota Blitar.

Sikap Aswaja An Nahdliyah Terhadap Hari Besar Keagamaan dan Kenegaraan

Blitar – Islam sebagai agama samawi memiliki banyak ciri khas (khashaish) yang membedakannya dari agama lain. Ciri khas Islam yang paling menonjol adalah tawassuth, tasamuh, i’tidal dan tawazun. Tawassuth berarti mengambil jalan tengah, yaitu sikap tidak condong kepada ekstrem kanan maupun kelompok ekstrem kiri. Tasamuh berarti toleran, maksudnya Islam itu toleran terhadap perbedaan pandangan dalam masalah agama budaya dan adat istiadat.I’tidal artinya tegak lurus yaitu sikap tegak menjunjung tinggi keharusan berlaku adil dan lurus di tengah-tengah kehidupan bersama. Dan tawazun

Tantangan NU Di Masa Depan, Kyai Purnomo: Harus Tetap Menjaga NKRI

Blitar – Nahdlatul Ulama (NU) telah mengalami perjalanan panjang sebagai organisasi: hampir 100 tahun! Dalam perjalanan panjang itu, NU telah memberi sumbangsih besar bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam menyongsong tantangan masa depan,  Aswaja NU Center Kota Blitar menggelar Kajian Islam Ahlussunah wal Jama’ah (Kiswah) di Markas Dakwah Hidayatullah, Jalan Kalimantan Komplek RA Hidayatullah Kota Blitar. Ahad, 16/08/2020. Wakil ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Kyai Purnomo, M.HI saat didapuk menjadi pemateri tunggal menjelaskan bahwa NU selalu berhaluan Islam Ahlussunah wal

Wadahi Kreatifitas, Studio Aswaja Center Kota Blitar Diresmikan

Blitar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar meresmikan Podcast Studio Aswaja Center sebagai sarana bagi warga nahdliyin kota Blitar untuk berkreasi dan menyampaikan informasi. Peresmian pada Ahad (9/8/2020) dihadiri jajaran syuriah dan tanfidziyah Nahdlatul Ulama Kota Blitar. Digelar sesudah acara Ngaji Bareng PCNU Kota Blitar berlokasi di Kantor NU Kota Blitar, jalan cisadane 9 Bendo Kota Blitar, Jawa Timur. Ketua Aswaja NU Center Kota Blitar Jawa Timur, Kyai Sukamto Abdul Hamid menyampaikan bahwa PCNU melalui Aswaja Center memberikan media dan

Di Tengah Pandemi, Perlu Totalitas Mempertahankan NKRI Melalui Aswaja

Blitar – Pemerintah jadi makin sibuk menangani pandemi dengan jumlah pasien covid terus naik, juga pemerintah tetap harus menjaga negara dari ancaman ekstremisme dan intoleransi yang bisa berujung ke tindakan terorisme. Memang, ide intoleransi dan ekstremisme kekerasan makin mudah tersebar. Mereka memakai isu terkini untuk mendelegitimasi pemerintah, misalkan tentang bagaimana negara dianggap gagal menangani pandemi ini. Narasi seperti ini dimainkan untuk menyebarkan ujaran kebencian hingga informasi palsu. Ketua Aswaja NU Center Kota Blitar, Kyai Sukanto Abdul Hamid menuturkan akan pentingnya memperkokoh Ahlussunah