Peringati Harlah NU 96, PC NU Kota Blitar Gelar Ziarah Makam Muassis

BLITAR – Kegiatan ziarah ke makam ini penting untuk mengenang jasa para pendiri NU, khususnya yang berasal dari Kota Blitar. Dalam kegiatan ini (Jum’at, 22 Maret 2019), kita wajib untuk kirim doa kepada para muasis NU yang telah banyak berperan dalam kepentingan bangsa ini. Kegiatan ziarah makam diawali dengan berkumpul di Masjid Agung Kota Blitar, untuk melaksanakan sholat Jum’at terlebih dahulu lalu ke makam muassis.
Tidak lupa juga pada beberapa hari sebelumnya masyarakat memasang bendera NU di seluruh kota Blitar, demi memeriahkan harlah NU ke 96 tahun.
Setelah melakukan sholat Jum’at di Masjid Agung Kota Blitar, rombongan menuju makam KH.Muhsin yang terletak di belakang Masjid Agung Kota Blitar. Dengan ziarah ke makam ulama dan muassis, berharap dapat meneladani beliau yang lebih dulu mendahului.
Selanjutnya rombongan menuju makam KH.Ma’ruf di Sukorejo Kota Blitar.   KH.Ma’ruf atau dengan nama asli KH. Ma’soem merupakan pendiri pondok salah satu sosok yang dihormati dan disungkani baik warga pribumi maupun China, baik yang telah beragama Islam maupun non muslim. Dakwah Kyai Ma’ruf adalah sosialisasi serta bermasyarakat tanpa membeda-bedakan golongan, tingkat ekonomi atau agama. Pedoman USWATUN HASANAH sangat menonjol dibandingkan dengan Mauidhoh Hasanah. Ini tercermin dalam masa membangun masjid. Beliau langsung turun tangan dengan menjadi tukang sekaligus kuli.
Rombongan selanjutnya ke makam KH Djalal Mahalli di Pakunden Kota Blitar. KH Djalal Mahalli merupakan putra pertama dari KH.Ma’ruf di Sukorejo. Kyai Djalal Mahalli  mengemban amanah untuk urusan pendidikan agama Islam terutama dalam tegaknya Nahdlatul Ulama di Kota Blitar. Di lokasi area makam selain mendoakan K.H Djalal Mahalli , juga mendoakan arwah para leluhur yang telah meninggal.
Seusai dari K.H Djalal Mahalli Pakunden, para pengurus PCNU Kota Blitar menuju area pemakaman Ir. Soekarno yang dimakamkan di area pemakaman sekitar bendogerit Kota Blitar. Ir. Soekarno merupakan presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1967.  Ir. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Di area makam Bung Karno, rombongan mendapatkan rizki berupa hujan deras sehingga mengharuskan pengurus untuk berteduh lebih lama.
Seusai dari makam Bung Karno, rombongan menuju Kantor PCNU Kota Blitar untuk melakukan pemotongan tumpeng.
Berikut ini dokumentasi kegiatan Ziarah Makam Muassis Kota Blitar
Rais Syuriah PC NU Kota Blitar memimpin doa di area makam KH Mahalli Pakunden
Peserta Ziarah Muassis khusuk mendoakan leluhur

 

PCNU Kota Blitar berdoa bersama di depan makam Bung Karno
Foto berjamaah di area makam seusai berdoa
Pembacaan doa diikuti oleh seluruh anggota
Sekretaris PCNU kota Blitar memotong tumpeng lalu diserahkan ke Rois Syuriah.