Cegah Corona, Ansor Semprot Disinfektan 400 Masjid

Blitar – Ansor, Banser dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) kab Blitar mengadakan kegiatan penyemprotan disinfektan di 400 mushola/langgar dan masjid se kabupaten untuk mencegah penyebaran virus corona. Penyemprotan dilakukan dengan menggandeng Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) sebagai bentuk kepedulian pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dalam pencegahan virus dan bakteri. Ahad (29/3).
Kasatkorcab Banser Kab Blitar sekaligus koordinator kegiatan, M. Mahmudi menyatakan penyemprotan desinfektan di 400 mushola/langgar dan masjid se-kabupaten Blitar ini telah digelar mulai hari Kamis (26/3). Penyemprotan digelar terutama untuk mencegah penyebaran virus corona di tempat ibadah umat Islam tersebut.
“Itu memang kepedulian dari Ansor Banser Kab. Blitar, terutama Masjid dan Mushola agar terhidar dari virus corona” Ucapnya.
Mahmudi menjelaskan, penyemprotan desinfektan dilakukan di sejumlah titik-titik yang rawan didiami virus dan bakteri. Titik-titik rawan itu, seperti tempat wudhu, karpet, hingga mimbar imam.
Penyemprotan dilakukan bukan hanya untuk mencegah penyebaran virus corona, tapi juga virus dan bakteri lain. Namun demikian, lantaran virus corona yang tengah ramai, ia berharap warga tak lagi khawatir jika berkumpul di masjid untuk beribadah.
Ansor , Banser, IPNU dan LTMNU kecamatan Nglegok Kab Blitar usai penyemprotan serentak. Ahad (29/3)
Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kab. Blitar, Hermawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan penyemprotan desinfektan dengan menggerakkan seluruh anak cabang di tingkatan kecamatan se kab Blitar. Pimpinan Cabang Ansor menyediakan cairan desinfektannya, lalu anak cabang tinggal mengambil menggunakan jurigen ke markas Banser di Klampok.
“Alhamdulillah teman-teman dari Ansor, Banser, LTMNU dan IPNU terus semangat dalam penyemprotan dan manut dengan instruksi.” Katanya
Pihaknya berencana akan melakukan penyemprotan desinfektan lagi ke sejumlah lembaga ma’arif dan pondok pesantren se-kabupaten Blitar dalam beberapa hari kedepan. Demi menjaga lingkungan agar tetap kondusif.
Ia berharap jumlah personel yang akan turun bisa terus bertambah agar penyemprotan bisa cepat rampung.
“Mungkin itu yang bisa kami berikan pada masyarakat. Artinya kita sudah mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan terjadi,” ujarnya pada NUBlitar. Ahad (29/3)

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.