Walikota Blitar Dukung Diklat GP Ansor Demi Menegakkan NKRI

Blitar – NKRI memiliki filsafat pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda suku bangsa, agama, bahasa, dan adat istiadat namun tetap satu jua. Yang terlahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga pejuang bangsa yang bertekat mempertahankan keutuhan bangsa. Tak terkecuali masyarakat kota Blitar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga Kota Blitar senantiasa menggelorakan spirit cinta tanah air adalah bagian dari iman.
Dalam sambutannya saat menghadiri Diklat Terpadu Dasar (DTD) kaderisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Blitar, Walikota Blitar, Drs. H Santoso menekankan pentingnya membela NKRI.
“Pemerintah kota Blitar mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor yang telah membantu menegakkan NKRI dan menjadi pejuang kemerdekaan RI,” kata Santoso.
Kegiatan diklat ini dilakukan untuk memupuk  kader nahdliyin agar kuat mental, kuat spiritual hingga berkomitmen bela agama, bela bangsa dan bela agama. Dilaksanakan pada tanggal 18 – 20 September 2020 dengan melibatkan beberapa element penting. Berlokasi di Madin Ar-Rohman, Pakunden, Sukorejo, Kota Blitar, Jum’at (18/9/2020).
“Pemerintah mendukung adanya pelatihan Diklat Terpadu Dasar guna memupuk pengkaderan di salah satu badan otonom NU yaitu Gerakan Pemuda Ansor,” ucapnya.
Setelah sambutan, Walikota Blitar juga secara simbolis melakukan pemberian santunan dari NU Care LAZISNU Kota Blitar kepada  15 anak yatim piatu.
Dalam kesempatan penyerahan santunan tersebut, walikota mengatakan pemberian santunan bagi anak yatim merupakan bentuk kepedulian terhadap mereka, keberadaan anak yatim ini bukan hanya tangggung jawab pemerintah saja akan tetapi tanggung jawab bersama.
Walikota Blitar , Drs. H Santoso, M.Pd memberikan sambutan dalam Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Blitar. (18/09)
Selain itu, Walikota juga mengingatkan tentang pendidikan dan pembinaan ahlak anak yatim piatu, jadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Bersama ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, Walikota Blitar , Drs. H Santoso, M.Pd berfoto disamping puluhan anak-anak yatim piatu. (18/9)
Saat dikonfirmasi NU Blitar Online, Ketua NU Care LAZISNU Kota Blitar, Alim Sulaiman, S.PdI menjelaskan alasan dan keutamaan membantu anak yatim piatu. Antara lain akan memperoleh kedudukan tinggi di surga, hingga dekat dengan Allah SWT.
“Mentasarufkan zakat mall merupakan salah satu program LAZISNU yang wajib dilakukan oleh Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shodaqoh dalam hal ini LAZISNU kota Blitar,” ujarnya.
Alim Sulaiman menjelaskan, secara garis besar ada 3 tujuan GP Ansor. Pertama, membentuk dan mengembangkan generasi muda Indonesia sebagai kader bangsa yang cerdas dan tangguh, memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, berkepribadian luhur, berakhlak mulia, sehat, terampil, patriotik, ikhlas dan beramal shalih. Kedua, menegakkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dengan menempuh manhaj salah satu madzhab empat di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketiga, berperan secara aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemanusiaan dan bermartabat bagi seluruh rakyat Indonesia yang diridhoi Allah SWT.
Peserta Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor Kota Blitar
Kegiatan Diklat Terpadu Dasar tersebut dihadiri ketua GP Ansor Kota Blitar, Hartono, S.T., M.Mpd, ketua DPRD kota Blitar, dr, Syahrul Alim, ketua MWC NU Sukorejo, Khusnuddin, M.A, ketua Tanfidziah PCNU, Dr. Habib Bawafi, M.HI beserta jajarannya hingga para alim ulama setempat.

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.