Potret Penyaluran Santunan Yatim Piatu di Pondok Pesantren Al-Muhsin Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 terus mewabah, ditandai dengan jumlah angka kasus yang bertambah. Pemerintah terus berusaha mengurangi penyebaran Covid-19 dengan berbagai kebijakan. Anjuran jaga jarak , memakai masker, cucitangan dan di rumah saja terus disosialisasikan. Akan tetapi, pemerintah tak bisa jadi entitas sendiri yang bisa menangani persoalan ini. Apalagi banyak masyarakat yang kesulitan mencukupi kebutuhan keluarganya, terutama keluarga ekonomi kelas bawah seperti keluarga anak yatim.
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyantuni anak yatim, salah satunya dengan berbagi. Berbagi dapat membantu meringankan beban dan membahagiakan orang lain.
SMK Islam 1 Blitar merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Kota Blitar yang memiliki 6 jurusan dengan lebih dari 2600 siswa. Selain dari tugas pokok sebagai lembaga pendidikan, SMK Islam 1 Blitar juga membantu anak-anak yatim dan dhuafa untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada lingkungan, SMK Islam 1 Blitar memberikan santunan kepada 25 anak yatim piatu yang ada di lingkungan sekitar kauman-bendo kota Blitar. Santunan yang berupa uang dan bahan pokok kebutuhan rumah tangga tersebut merupakan sumbangan dari para guru dan staf pegawai  SMK Islam 1 Blitar. Berlokasi di Aula Pondok Pesantren Al-Muhsin Kauman, Kota Blitar. (18/9)
Berikut potret penyaluran santunan yang berhasil dihimpun NU Blitar Online;
Dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan, SMK Islam 1 Blitar menggelar santunan. (18/9)
Tampak penerima santunan melakukan jaga jarak dan memakai masker
Tampak belakang, protokol kesehatan terus diupayakan SMK Islam 1 Blitar

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.