IPTKM NU BAHAS REKRUTMENT TENAGA DIDIK DAN KEPALA SEKOLAH TK. AL HIDAYAH YANG KOMPETEN

Sabtu, 05 Oktober 2019. Muslimat NU mengadakan pertemuan rutin, Ikatan Pengelola Taman Kanak-Kanak Muslimat Nahdlotul Ulama (IPTKM NU) di TK. Al Hidayah Klampok I kec. Sanawetan, Kota Blitar. Pertemuan ini diadakan rutin sebulan sekali yaitu setiap hari Sabtu Pon.
Kali ini sebagai pemandu acara, Ibu Hj. Robiqoh S.Ag yang juga sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU kota Blitar. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dikemas dalam acara Istighotsah bersama dan dilanjutkan Tahlil singkat untuk para tokoh-tokoh pendiri dan pendahulu Muslimat NU dan juga para leluhur masing-masing peserta.
Adapun rangkaian acara selanjutnya Menyanyikan Lagu Mars Muslimat dan Mars Taman Kanak-Kanak oleh semua peserta IPTKM NU yang hadir. Ibu-ibu terlihat kompak dan bersemangat di dalam menyanyikankannya.
Usai menyanyikan lagu Mars dilanjutkan Laporan-Laporan.
Yang pertama disampaikan oleh Ibu Umi Nafisah S.Pd.AUD, sebagai Sekretaris Yayasan Pendidikan Muslimat NU kota Blitar. Ibu Umi menjelasankan bahwa Tenaga Didik atau Guru disebut tenaga pendidik dengan tugas utamanya adalah mendidik, mengajar, membibing, mengerahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta pendidikan.
 Sedangkan Kepala Sekolah adalah Guru yang diberi tugas untuk memimpin dan mengelola dan bertanggung jawab penuh pada seluruh aktifitas di sekolah.
Pembahasan lebih banyak tentang Tenaga Didik, karena sebentar lagi Pemerintah akan mengadakan penarikan Guru-Guru Negeri yang selama ini diperbantukan di sekolah-sekolah swasta termasuk di TK / Paud milik YPM NU karena sekolah milik Pemkot Blitar saat ini kekurangan tenaga didik. Dengan demikian Yayasan harus  segera  mempersiapkan perekrutan para tenaga didik dan kepala sekolah yang nantinya untuk  mengisi formasi yang kosong di TK-TK dan Paud milik Muslimat NU jika pemerintah betul-betul menarik semua tenaga didiknya.
Adapun  syarat  umum Tenaga  Pendidik, lanjut Ibu Umi Nafisah adalah sebagai berikut :
a. Wanita, beragama Islam Ahlussunnah wal jama’ah (NU)
b. Pendidikan Sarjana (S1 Paud)
c. Usia maksimal 35 tahun
d. Berakhlakul karimah dan mampu membaca Al Qur’an
Sedangkan pengangkatan kepala sekolah dengan syarat sebagai berikut :
a. Pendidikan Sarjana ( S1 Paud)
b. Memiliki NUPTK
c. Masa kerja minimal 2 (dua) tahun di TK Al Hidayah.
d. Diutamakan yang sudah bersertifikat Pendidikan dan memiliki NUKS
Dan Program YPMNU akan mengadakan Diklat Calon Kepala Sekolah,” pungkas Ibu Umi sambil mengakhiri laporannya.
Baca juga Profil TK Al Hidayah Kalmpok Kota Blitar
Laporan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Sekolah TK. Al Hidayah Klampok I yakni Ibu Nuzul Rohmatul Laili S.Pd. tentang Profil Sekolah.
Ibu Nuzul menyampaikankan bahwa TK. Al Hidayah Klampok I terakreditasi B dikarenakan Bangunan sekolah masih berdiri di atas tanah wakaf milik masjid, belum milik TK Al Hidayah sendiri.
Rangkaian acara selanjutnya sambutan dari Pengurus Cabang, yang hari ini diwakili oleh Ibu Nyai Hj. Fatimah Sihab. Tidak banyak yang disampaikan beliau, karena mengingat waktu sudah merambat siang.
Dalam sambutannya Ibu Nyai Hj. Sihab (panggilan Familiernya), sangat mengapresiasi ranting Klampok yang memiliki 2(dua) TK. Al Hiadayah, 1(satu) Paud, dan 1(satu) TPA.
Di tengah-tengah kesibukannya, ibu-ibu masih sempat mendidik putra-putrinya dengan tekun dan ikhlas walaupun dengan honor yang jauh dari memadai. Doa Ibu Nyai Hj. Sihab untuk Guru-Guru TK. Al Hidayah Klampok, meskipun tidak seberapa semoga honornya barokah dan akan selalu dicukupi oleh Alloh SWT. Demikian inti dari sambutan Ibu Nyai Hj. Sihab yang sekaligus memberikan motivasi dan dorongan moril kepada peserta yang hadir khususnya pada para tenaga didik ranting Klampok.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua IPTKM NU (Ibu Hj. Umi Hasanah).
Ibu Umi mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ranting Klampok khususnya kepada Ibu Nuzul selaku kepala sekolah, yang sudah memfasilitasi pertemuan IPTKM NU hari ini, sehingga bisa terlaksana dengan baik. Semoga menjadi amaliyah hasanah yang bisa mendatangkan pahala & kebaikan dari Alloh SWT lanjutnya.
Kemudian Ibu Umi Hasanah menekankan kembali masalah kesiapan kita semua menghadapi penarikan tenaga didik yang diperbantukan Pemerintah kepada TK. Al Hidayah. Kita harus segera berbenah menuju TK yang Mandiri dan tidak tergantung kepada siapapun di dalam melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah milik YPM NU. Kita harus mampu meningkatkan kinerja kita sehingga tercipta program pembelajaran yang solid dan dipercaya masyarakat, sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang lainnya.
Untuk meningkatkan kwalitas program pembelajaran kita, kita bisa menambahkan Program-Program yang lain, misalnya dengan menciptakan program Parenting. Dalam hal ini bisa memilih Parenting Education yang nantinya bisa menyelaraskan program pendidikan di sekolah.
Kita bisa mengundang wali murid yang mempunyai profesi, misalnya Pak Polisi, bisa diminta menjelaskan kepada anak untuk melatih anak supaya disiplin. Atau mengundang Wali Murid yang mempunyai profesi Dokter. Agar menjelaskan kepada anak-anak tentang kebersihan dan kesehatan. Untuk mengetahui perkembangan mental anak, bisa mengundang Psikolog. Dan masih banyak yang lainnya.
Yang terakhir Ibu Umi Hasanah berpesan kepada seluruh peserta yang hadir, untuk pertemuan yang akan datang masing-masing ranting harus mempersiapkan diri untuk representasi kondisi TK nya masing-masing. Tidak perlu panjang lebar, cukup 10 menit di dalam menyampaikannya,” pungkas Ibu Umi Hasanah di akhir sambutannya.
Reporter: Choiriyah

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.