Turba, Langkah PCNU Kota Blitar Menangkal Radikalisme dan Perkuat Aswaja

Blitar – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar akan melakukan kunjungan Turun ke Bawah (Turba) ke 35  ranting di Kota Patria ini. Kunjungan Turba ini dilaksanakan untuk menyosialisasikan program kerja sekaligus langkah nyata memperkuat paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah di kalangan pengurus dan warga NU.
Dalam sambutannya, Rais PCNU Kota Blitar, KH. Abdul Karim Muhaimin mengatakan ” Tujuan utama diadakan Turba adalah penguatan organisasi dan jam’iyyah. Seperti kita ketahui bersama bahwa sejak berdirinya NU sampai sekarang, Islam selalu dirongrong oleh paham dan aliran yang radikal. Karena keprihatinan tersebut, PCNU Kota Blitar  perlu mengadakan penguatan-penguatan organisasi dan jam’iyyah dengan cara turba seperti ini.”
“Sebenarnya sebelum NU lahir, sudah ada beberapa organisasi yang berpahamkan aswaja, sebenarnya sebelum NU didirikan sudah ada embrionya yaitu Nahdlatul Wathon 1916, Nahdlatut Tujar 1918, Nahdlatul Afkar 1919 dan Komite Hijjaz 1924.” ungkap Gus Karim.
Turba yang pertama ini berlokasi di Masjid Sukomulyo, Jl. Manggar  Sukorejo Kota Blitar, Selasa (9/7/2019). Kegiatan turba ini dilaksanakan dengan terstruktur dan sistematis hingga tahun 2020. PCNU Kota Blitar telah menjadwalkan tiap selasa malam rabu. Di awali kunjungan diranting Sukorejo. Selanjutnya akan menyusul untuk ranting lain sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh PCNU Kota Blitar.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr. Habib Bawafi yang juga sebagai pemandu musyawarah. “PCNU Kota Blitar mengawali turba di ranting sukorejo ini dengan merencanakan program-program, diantaranya legalisasi yaitu dengan membenahi kepengurusan NU di ranting sukorejo. Hal ini bisa memasukkan para kiyai, sesepuh hingga tokoh masyarakat untuk menjadi pengurus. Bisa juga dengan  melibatkan alumni PKPNU dan alumni MKNU untuk menjadi pengurus NU.” ucapnya.
Pengurus NU ranting Sukorejo, Bapak Zubaidi mengusulkan , untuk memberikan atribut atau logo NU pada masjid, madrasah hingga rumah jama’ah yang beraliran aswaja. “Memasang stiker NU di setiap rumah warga nahdiyin ini sangat besar pengaruhnya. Supaya NU lebih dikenal banyak orang dan dibanggakan oleh warga NU. Marilah kita tunjukkan bahwa NU selalu eksis” ucapnya tegas.
Hadir juga Pengurus Cabang (PC) LazisNU yang memberikan santunan kepada Ibu Nar, salah satu warga sukorejo. PCNU Kota Blitar juga meminta pada NU ranting Sukorejo untuk segera membentuk UPZIS.
Reporter: Susiyah
Editor: Abd Umar