Pelajar NU Kota Blitar Ikut Menangkal Radikalisme Melalui Diklatama

NUBlitar – Semakin berkembangnya kelompok Islam radikal telah memunculkan banyak respon dari berbagai kalangan. Hal ini karena sikap keberagamaan yang ditampilkan oleh kelompok Islam radikal umumnya sangat berbeda dengan apa yang ditampilkan oleh muslim Indonesia pada umumnya yang dikenal toleran, ramah dan akomodatif terhadap budaya dan tradisi. Sementara kelompok Islam radikal sangat antipati terhadap berbagai tradisi keagamaan. Untuk menanggulangi hal ini, Nahdlatul Ulama sangat aktif mengcountergerakan paham Islam radikal terutama di Kota Blitar.
Berbagai upaya bagi peningkatan kaderisasi di kalangan pelajar Nahdlatul Ulama Kota Blitar terus digalakkan sehingga mengalami peningkatan yang membanggakan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pertama (DIKLATAMA) oleh Dewan Koordinasi Anak Cabang Corp Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKAC CBP KPP) Sukorejo. Berlokasi di lapangan Kemloko, Kecamatan Nglegok Kab. Blitar pada hari Sabtu-Senin (29 Juni-1 Juli 2019)
Saat dikonfirmasi NUBlitar Online, panitia mengatakan, para peserta Diklatama diharapkan mampu menjadi benteng dari pengaruh paham Islam radikal, terutama pada kalangan pelajar. Hal ini karena pendidikan dan pelatihan Aswaja ini memuat nilai nilai luhur: tawasut, tawazun dan tasamuh. Dengan menanamkan nilai-nilai Aswaja tersebut diharapkan dapat membentuk pribadi yang berkarakter inklusif dan menjungjung tinggi toleransi.
Baca juga IPNU-IPPNU Kota Blitar Jaminan Terbaik bagi Masa Depan, NU Terus Tingkatkan Kualitas
Komandan DKAC CBP Sukorejo, Fariz Kurniafandi mengemukakan Diklatama merupakan bentuk ikhtiar kaderisasi. “Melalui CBP-KPP diharapkan mampu merangkul para pemuda pemudi dari berbagai latar belakang,” katanya.
Dalam pendidikan dan pelatihan bertema ” Mencetak Generasi Milenial Yang Militan dan Religius Berdasarkan Ahlussunnah wal Jama’ah “, peserta dituntut untuk disiplin dalam segala hal. Baik dalam berpakaian, bertutur kata, hingga bertingkah laku. Adapun materi dalam pendidikan dan pelatihan ini disampaikan oleh orang orang hebat, diantaranya:
  • Ke-IPNU IPPNU-an oleh PC IPNU IPPNU Kota Blitar
  • CBP KPP oleh  DKC CBP KPP Kota Blitar
  • Aswaja dan Ke Nu-an oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr. Habib Bawafi
  • Kepemimpinan dan Keorganisasian oleh Ketua Lakpesdam NU Blitar, Dr. Wahidul Anam
  • Wawasan Kebangsaan oleh Bankesbangpol
  • Controling Style Communication oleh Bapak Afif Khoiri
  • PPGD oleh Djaladri Kota Blitar
  • SAR  oleh Djaladri Kota Blitar
  • PBB oleh Koramil nglegok
  • Orientasi Alam oleh Djaladri Kota Blitar
  • Ilmu Bela Diri oleh Pagar Nusa Kota Blitar
  • Menangkal Radikalisme di Kalangan Pelajar oleh polres Kota Blitar
Fariz mengemukakan bahwa selama mengikuti kegiatan, puluhan kader IPNU IPPNU kota Blitar dan Kediri  dilatih untuk disiplin. “Kerasnya model pendidikan ini semata untuk menanamkan sikap disiplin dan kepatuhan terhadap aturan yang ada. Juga di didik menjadi kader yang militan dan cinta alam,” tegasnya.
Dengan demikian peserta akan mengikuti seluruh pendidikan dengan serius. “Sehingga akan lahir kader yang memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi,” jelasnya.
Pelatihan fisik dan Ilmu Bela Diri dipandu oleh Pagar Nusa Kota Blitar
Editor : Abd Umar