Tiga Golongan Orang Berpuasa Oleh Kyai Syahroni

Blitar – Berpuasa di bulan suci Ramadan adalah kewajiban bagi kaum muslimin. Puasa adalah menahan dari makan dan minum serta hal lain yang membatalkannya. Puasa dimulai fajar hingga terbenamnya matahari.
Sebagaimana diketahui, tujuan diperintahkannya puasa ialah agar kita menjadi orang–orang yang bertaqwa kepada Allah swt. Pada taqwa itu kita diperintahkan supaya lebih mengutamakan penghindaran diri terhadap segala larangan-Nya, tidak hanya mentaati perintah-Nya.
Oleh karenanya nilai ketaqwaan dalam puasa berada dalam satu rumpun dengan kesabaran. Lantas bagaimana caranya supaya kita bisa mencapai ketaqwaan dalam berpuasa?
Ketua Ranting NU Plosokerep, Kyai Imam Syahroni, mengatakan bahwa ada tiga golongan orang berpuasa yang perlu diketahui saat mengisi tausiyah agama di Masjid Ussisa Littaqwa Plosokerep Kota Blitar, Jum’at (24/5/2019):
1. Puasanya orang awam / orang umum yang hanya bisa menahan lapar dan dahaga. Tapi tidak bisa menjaga pahala puasa karena masih menggunjing, adu domba, berkata bohong, dan melihat dengan syahwat..
2. Puasanya orang khos yaitu puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga bisa menjaga pahalanya puasa. Golongan ini termasuk golongan puasanya orang Sholih.
3. Puasanya orang khosail khos, puasa lahir batin menahan lapar dan dahaga dan menjaga pahalanya puasa. Juga hatinya terus berdzikir terkoneksi  dengan Alloh SWT dan tidak memikirkan urusan duniawi. Puasa ini kategori puasanya para wali dan nabi.
Reporter: Choiriyah
Editor: Abd Umar