Fatayat NU Kota Blitar Juara Turnamen Bola Voli di Pekan Olahraga Perempuan 2018

Blitar – Pekan Olahraga Perempuan (POP) Jatim mempertandingkan tiga cabor bulutangkis, bola voli dan gobak sodor. Kali ini, partisipasi peserta kali ini meningkat drastis dan lebih bervariasi dari pada agenda serupa didaerah lain.
Jika sebelumnya hanya 18 organisasi perempuan yang ikut serta maka di region Jawa Timur ini sebanyak 31 organisasi perempuan dan club dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dengan total peserta sebanyak 320 orang.
Walaupun berasal dari latar belakang organisasi, para perempuan peserta POP terlihat profesional dalam bermain.
Program yang bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Pimpinan Pusat Fatayat NU ini berlangsung dari tanggal 20-24 Juli 2018.  Pekan Olahraga Perempuan region Jawa Timur ini dugelar di GOR Lembupeteng, Kabupaten Tulungagung  ditandai dengan senam masal ratusan kader fatayat dari berbagai pelosok Tulungagung dan daerah sekitarnya.
Pembukaan POP Region Jatim itu semakin semarak dengan dipentaskannya hiburan musik berbau religi yang disaksikan seluruh peserta POP usai senam masal.
Ketua PP Fatayat NU Anggia R Marini mengatakan, pemerintah Indonesia sudah mencanangkan masyarakat Indonesia Sehat.
Fatayat NU memiliki inisiatif untuk menggelorakan olahraga sehingga bisa menjadi “life-style” (gaya hidup) masyarakat, khususnya kaum perempuan. Oleh karena itulah, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gelaran POP 2018.
Anggia menambahkan, dalam POP di Tulungagung kali pertama ini ada tiga jenis olahraga yang dipertandingkan, yakni boa voli, bulu tangkis, dan gobak sodor.
Ada 440 atlet yang bertanding, melibatkan 120 orang wasit, dan 50 panitia.
Sementara itu, dari turnamen bola voli Fatayat NU kota Blitar meraih juara ke 3 dengan skor tipis. Terlihat sekali tim Fatayat NU kota Blitar paham betul strategi permainan, walaupun sempat ada perubahan teknik permainan, Fatayat NU kota Blitar bisa mengikuti semua prtandingan dengan sangat baik.
Reporter: Siti Mahmudah
Editor : Abd Umar