Abdullah_Umar

About Abdullah Umar

This author Abdullah Umar has created 135 entries.

Pendataan Hewan Qurban Kota Blitar 2019

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dalam rangka untuk Data Base PCNU Kota Blitar serta menindak lanjuti intruksi dari Pengurus Pusat NU CARE-LAZISNU terkait dengan pendataan “Hewan Kurban” di Masjid/Musholla/Ponpes/Lembaga Pendidikan/Jama’ah di lingkungan Nahdlatul Ulama, maka PC. NU CARE-LAZISNU Kota Blitar mengharap bantuan Bapak/Ibu untuk mengisi Google Form dibawah ini. Atas partisipasinya kami sampaikan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. PC. NU CARE-LAZISNU Kota Blitar Memuat…

Mbah Moen Meninggal di Mekkah, Begini Cara Niat dan Tata Cara Sholat Ghaib

Blitar – KH Maimun Zubair atau biasa disapa Mbah Moen meninggal di Mekah, Arab Saudi, Selasa (6/8/2019). Sebagai umat Islam bisa melakukan ibadah untuk mendoakan Mbah Moen dengan melakukan Sholat Ghaib. PBNU juga menginstruksikan pada semua jajarannya mulai dari Pengurus Wilayah, Cabang, Lembaga, Badan Otonom Nahdlatul Ulama dan Pondok Pesantren disemua tingkatan untuk menyelenggarakan Sholat Ghaib, pembacaan Yasin dan Tahlil untuk almarhum. Mbah Moen merupakan seorang alim, faqih sekaligus muharrik (penggerak). Ia juga merupakan salah satu ulama sepuh NU hingga sebagai

Dakwah Millennial di Era Perang Pemikiran

Sejatinya, media sosial mampu menjadi salah satu wasilah (baca:perantara) dakwah. Menyampaikan yang ma’ruf dan mencegah dari munkar. Melihat begitu besarnya waktu yang diberikan Generasi Millenial untuk berinteraksi dengan Media Sosial. Ada tiga hal yang bisa kita perhatikan: Pertama, jika kita belum bisa membuat karya sendiri berupa tulisan atau tayangan yang bermanfaat, maka optimalkan untuk melakukan re-posting dan re-sharing dari hal-hal yang baik dan bermanfaat dari pengguna lain. Tentunya setelah dirasa, postingan itu bebas untuk di repost (baca: posting ulang) atau telah

4 Gus Yang Menjadi Ikon

Oleh : Abdalla Badri GUS Muwafiq, Gus Baha, Gus Nadir, Gus Ulil adalah nama-nama yang penulis sebut sebagai ikon dakwah milenial yang cukup melumpuhkan lawan-lawan para pendakwah yang selama ini menggunakan isu hijrah dan bid’ah sebagai jargonnya tanpa tim manajemen peofesional, berjalan natural tapi tetap konsisten serta mengakar di “medan dakwah” masing-masing. Kehadiran empat gus (gawagis) di belantaran dunia dakwah cukup menghenyakkan kelompok yang selama ini gandrung menebar kebencian dan ekstrim dalam mengamalkan politik agama sebagai janji-janji kosong khilafah. Uniknya, meski tidak pernah