PWNU Jawa Timur

Blitar Raya Dikunjungi Turba PWNU Jatim, Sarianto: Semoga Memberi Semangat Baru

Blitar – Agenda Turun ke Bawah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Turba PWNU) Jawa Timur berlanjut ke Blitar Raya yang ditempatkan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). Kegiatan diikuti seluruh pengurus PCNU, badan otonom, dan lembaga NU se Blitar Raya. Alunan shalawat dari Grup Sholawat Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Desa Dawuhan, Kota Blitar, mengawali acara turba yang disiarkan secara langsung melalui chanel YouTube Ponpes Nurul Ulum. Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar

Ihktiar Menuju 1 Abad NU Dengan Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Demi Perkuat Organisasi Di Blitar

Blitar – Dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan komunikasi internal, PWNU Jawa Timur mengadakan turba bertajuk Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Menuju 1 Abad NU ke sejumlah PCNU-PCNU di Jatim. Turba dilaksanakan, di antaranya di Sampang, Sumenep, Lamongan, Bojonegoro, Magetan, Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Sidoarjo. Kali ini, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengelar turba ke NU Kab.Kota Blitar dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan Covid-19. Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah di

Tanggapi Haikal Hassan, KH Marzuki Mustamar: Kelompok itu Berulang Kali Bohong

Tanggapi video Babe Haikal Hassan, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU Jawa Timur) KH Marzuki Mustamar mengatakan agar jangan percaya dengan kelompok yang sudah terbukti berulang kali bohong. “Jangan dipercaya, kelompok itu berkali-kali berbohong. Tempo hari menyebarkan isu katanya Habib Umar mimpi, Nabi pesan suruh mentaati pemimpin mereka, apa yang jadi pesannya pemimpin mereka, adalah pesannya Nabi SAW. Belakang Habib Umar Yaman klarifikasi tidak pernah mimpi seperti itu,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad ini dalam sebuah video yang viral beredar di

Sikap PBNU Terhadap RUU HIP PERKUAT PANCASILA SEBAGAI KONSENSUS KEBANGSAAN

بسم الله الرحمن الرحيم Setelah melakukan pengkajian mendalam terhadap Naskah Akademik, rumusan draft RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Catatan Rapat Badan Legislasi DPR RI Dalam Pengambilan Keputusan atas Penyusunan RUU HIP tanggal 22 April 2020, serta mencermati dengan seksama dinamika yang berkembang di masyarakat, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perlu menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Bahwa segala ikhtiar untuk mengawal, melestarikan, dan mempertahankan Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, dan konsensus nasional patut didukung dan diapresiasi di tengah ancaman ideologi transnasionalisme

PWNU Jatim Rilis Dampak Corona Dari Aspek Akidah, Ibadah dan Mu’amalah, Ini Isi Lengkapnya

Surabaya – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan keputusan tentang Covid-19 atau virus corona. Ada 9 poin keputusan yang dihasilkan usai pembahasan. Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PWNU Kiai Ahmad Muntaha mengatakan wabah virus bukan merupakan hal baru dalam sejarah. Karena pada zaman dahulu juga pernah ditemukan kasus serupa bahkan lebih dahsyat yakni tha’un pada masa khalifah Umar bin al-Khattab. “Dilihat dari dampaknya, wabah seperti Covid-19 sebenarnya bukan hal baru. Sebab telah ditemukan kasus serupa sejak

Tahukah Anda? Kenapa Kyai NU Diserang dan Dijatuhkan ?

Taukah Anda? Kenapa Sayyid Seif Alwi diserang dengan isu Habib Palsu? Kenapa Gus Muwafiq diserang dengan isu menghina Nabi? Kenapa Abuya Kyai Said di serang dengan isu Liberal? Kenapa Abah Habib Luthfi di serang dengan isu Syi’ah? Jawabannya adalah karena mereka sedang ingin memberontak dan menghancurkan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI)  sebagamana yang telah dilakukan di Suriah, Irak dan negara Timur Tengah lainnya. Benteng NKRI yang terdepan adalah Nahdlatul Ulama (NU). Jadi bila ingin menghancurkan NKRI, maka hancurkanlah dulu NU. Bila ingin menghancurkan NU, maka hancurkanlah

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Apel 10.000 Kader PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Muskerwil PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU

KH Marzuki Mustamar: Waspada Gerakan Baru seiring Maraknya Demo Mahasiswa

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim mengingatkan akan munculnya gerakan baru yang menyelinap di antara maraknya aksi demo mahasiswa di berbagai wilayah. Apalagi hampir setiap demo mahasiswa itu selalu diakhiri dengan rusuh. “Semua harus waspada dan jeli. Awas ada gerakan baru seiring maraknya demo mahasiswa yang berakhir rusuh. Gerakan baru ini mencoba menggagalkan pelantikan Presiden terpilih,” ungkap KH Marzuki, Kamis (26/9/2019). Semua elemen bangsa ini harus tetap mewaspadai gerakan baru yang bisa saja menyelinap di antara gerakan mahasiswa. Ada upaya menguatkan

9 Pesan KH Marzuki Mustamar Untuk Kader PMII

KH. Marzuqi Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur) memberikan wejangan (nasehat) saat pelantikan dan dialog interaktif PC PMII . Berikut nasehatnya, mari kita cermati dan laksanakan dengan sepenuh hati: 1. Pesan khusus, PMII Jangan cacat moral, Harus pintar, dan harus jelas NU nya. 2. PMII jangan sampai kalah dengan HMI, KAMMI, HTI dan organisasi lain yang berseberangan dengan NU. 3. Status PMII (jenis kelaminnya) harus jelas. Perjuangkan, bahwa “kami PMII adalah NU”. 4. PMII harus punya program yang bisa dirasakan oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat