PWNU Jawa Timur

Ketua PWNU Jatim : MWC Wajib Punya Kantor, BMT NU, dan NU Mart

Kota Blitar – NU Blitar Online Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sangat getol menyerukan kemandirian jam’iyyah. Selain untuk menyongsong satu abad usia NU, kemandirian jam’iyyah merupakan suatu keharusan yang perlu diupayakan untuk mendukung dakwah Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah An Nahdliyah di tengah masyarakat dan untuk kesejahteraan umat. Imbauan tentang kemandirian jam’iyyah juga dilontarkan oleh KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jawa Timur, di sela-sela sambutannya secara virtual di pembukaan Konferensi Cabang ke-VII PCNU Kota Blitar pada Ahad pagi (3/10/2021) di

Hadir Daring Konfercab VII NU Kota Blitar, Ini Pesan Ketua PWNU Jatim

Kota Blitar – NU Blitar Online Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar turut hadir dalam pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VII PCNU Kota Blitar di Ponpes Tarbiyatul Falah, Jalan Kaliporong 128 Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Di dalam acara yang digelar pada Ahad pagi (03/10/2021) tersebut terdapat beberapa pesan dari Ketua PWNU Jatim. Orang nomor satu di NU Jawa Timur tersebut menyampaikan sambutan melalui virtual lebih tepatnya menggunakan aplikasi zoom meeting, yakni : 1. Semoga melalui Konfercab, NU Kota

Menengok Konfercab VII PCNU Kota Blitar Yang Digelar Hybrid

Blitar – Konferensi Cabang (Konfercab) VII Nahdlatul Ulama Kota Blitar 2021 yang digelar di Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, Ahad, 3/10/2021. Dari hasil konferensi cabang yang berlangsung dari pagi hingga sore. Kyai Muhtar Lubby, M.A dipilih dan disepakati oleh Tim Ahwa sebagai Rais Syuriah PCNU Kota Blitar (2021-2026) dan Dr.Kyai Habib Bawafi M.H.I terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar (2021-2026). Diawali dengan sidang pembentukan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan Rais Syuriyah, majelis AHWA yang

Blitar Raya Dikunjungi Turba PWNU Jatim, Sarianto: Semoga Memberi Semangat Baru

Blitar – Agenda Turun ke Bawah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Turba PWNU) Jawa Timur berlanjut ke Blitar Raya yang ditempatkan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). Kegiatan diikuti seluruh pengurus PCNU, badan otonom, dan lembaga NU se Blitar Raya. Alunan shalawat dari Grup Sholawat Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Desa Dawuhan, Kota Blitar, mengawali acara turba yang disiarkan secara langsung melalui chanel YouTube Ponpes Nurul Ulum. Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar

Ihktiar Menuju 1 Abad NU Dengan Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Demi Perkuat Organisasi Di Blitar

Blitar – Dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan komunikasi internal, PWNU Jawa Timur mengadakan turba bertajuk Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah Menuju 1 Abad NU ke sejumlah PCNU-PCNU di Jatim. Turba dilaksanakan, di antaranya di Sampang, Sumenep, Lamongan, Bojonegoro, Magetan, Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Sidoarjo. Kali ini, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengelar turba ke NU Kab.Kota Blitar dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan Covid-19. Silaturahim dan Konsolidasi Jamiyyah di

Tanggapi Haikal Hassan, KH Marzuki Mustamar: Kelompok itu Berulang Kali Bohong

Tanggapi video Babe Haikal Hassan, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU Jawa Timur) KH Marzuki Mustamar mengatakan agar jangan percaya dengan kelompok yang sudah terbukti berulang kali bohong. “Jangan dipercaya, kelompok itu berkali-kali berbohong. Tempo hari menyebarkan isu katanya Habib Umar mimpi, Nabi pesan suruh mentaati pemimpin mereka, apa yang jadi pesannya pemimpin mereka, adalah pesannya Nabi SAW. Belakang Habib Umar Yaman klarifikasi tidak pernah mimpi seperti itu,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad ini dalam sebuah video yang viral beredar di

Sikap PBNU Terhadap RUU HIP PERKUAT PANCASILA SEBAGAI KONSENSUS KEBANGSAAN

بسم الله الرحمن الرحيم Setelah melakukan pengkajian mendalam terhadap Naskah Akademik, rumusan draft RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan Catatan Rapat Badan Legislasi DPR RI Dalam Pengambilan Keputusan atas Penyusunan RUU HIP tanggal 22 April 2020, serta mencermati dengan seksama dinamika yang berkembang di masyarakat, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) perlu menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Bahwa segala ikhtiar untuk mengawal, melestarikan, dan mempertahankan Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, dan konsensus nasional patut didukung dan diapresiasi di tengah ancaman ideologi transnasionalisme

PWNU Jatim Rilis Dampak Corona Dari Aspek Akidah, Ibadah dan Mu’amalah, Ini Isi Lengkapnya

Surabaya – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan keputusan tentang Covid-19 atau virus corona. Ada 9 poin keputusan yang dihasilkan usai pembahasan. Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PWNU Kiai Ahmad Muntaha mengatakan wabah virus bukan merupakan hal baru dalam sejarah. Karena pada zaman dahulu juga pernah ditemukan kasus serupa bahkan lebih dahsyat yakni tha’un pada masa khalifah Umar bin al-Khattab. “Dilihat dari dampaknya, wabah seperti Covid-19 sebenarnya bukan hal baru. Sebab telah ditemukan kasus serupa sejak

Tahukah Anda? Kenapa Kyai NU Diserang dan Dijatuhkan ?

Taukah Anda? Kenapa Sayyid Seif Alwi diserang dengan isu Habib Palsu? Kenapa Gus Muwafiq diserang dengan isu menghina Nabi? Kenapa Abuya Kyai Said di serang dengan isu Liberal? Kenapa Abah Habib Luthfi di serang dengan isu Syi’ah? Jawabannya adalah karena mereka sedang ingin memberontak dan menghancurkan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI)  sebagamana yang telah dilakukan di Suriah, Irak dan negara Timur Tengah lainnya. Benteng NKRI yang terdepan adalah Nahdlatul Ulama (NU). Jadi bila ingin menghancurkan NKRI, maka hancurkanlah dulu NU. Bila ingin menghancurkan NU, maka hancurkanlah

Ratusan Kader NU Kota Blitar Hadir Dalam Apel 10.000 Kader PWNU Jatim

Blitar – PWNU Jatim menggelar Muskerwil (Musyawarah Kerja Wilayah Pertama) pada pada 29-30 November 2019. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Seluruh persiapan pun telah rampung. Ada banyak agenda dalam Muskerwil ini. Dalam agenda itu, seluruh lembaga dan badan otonom NU di bawah PWNU Jatim dikonsolidir termasuk NU Blitar dan ditata ulang program-programnya agar sejalan dan tidak saling tumpang tindih. Khususnya antara sesama lembaga atau banom. Ada juga untuk konsolidasi internal organisasi serta sinergisitas program strategis dengan PCNU