Abdullah_Umar

About Abdullah Umar

This author Abdullah Umar has created 168 entries.

Aksi Kemanusiaan di Tengah Pandemi, LAZISNU Kota Blitar Terus Berbagi

Blitar – Pandemi covid-19 yang melanda masyarakat ternyata dapat menimbulkan kepedulian antar sesama. Di Kota Blitar, aksi berbagi 300 kg beras, 100 nasi kotak, hingga 20 paket bencana banjir diberikan kepada para warga yang membutuhkan saat menyongsong Harlah NU 98. Kali ini NU Care LAZISNU Kota Blitar telah menggelar beberapa kegiatan selama memeriahkan Harlah NU ke 98, Jum’at (26/2). Program tersebut sengaja diselenggarakan NU Care LAZISNU Kota Blitar dalam rangka memperkuat aksi kemanusiaan di tengah Pandemi Covid-19. Ketua NU Care-LAZISNU Kota Blitar,

Sambut Harlah NU ke-98 Versi Hijriah, PCNU Kota Blitar Gelar Berbagai Kegiatan Berturut-Turut. Berikut Detailnya

Blitar – Menyambut hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 versi tahun Hijriah, PCNU Kota Blitar menginstruksikan kepada jajarannya untuk menggelar berbagai kegiatan. Mengutip pernyataan Ketua PCNU Dr K Habib Bawafi, MHI yang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk ikut menyemarakkan Harlah NU ke-98. “Ada 13 kegiatan. Mulai peresmian kartor GP Ansor hingga diadakan Ngaji Bareng yang ada disini dengan tetap protokol kesehatan” tuturnya. Berikut Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah NU ke-98 yang berhasil dihimpun redaksi: Rundown Kegiatan PCNU Kota Blitar dalam rangka Harlah

Aswaja dan Politik

Tradisi Ahlussunnah Wal Jama’ah lahir dari kalangan sahabat Nabi yang bersikap netral (tidak memihak) dalam perebutan kekuasaan. Pada waktu itu berkembang berbagai aliran teologis (kalam) yang saling bersaing. Aliran-aliran tersebut antara lain: Khawarij, Syiah, dan Muktazilah. Kelahiran aliran teologi tidak terjadi tanpa sebab dan seringkali ada kepentingan politik di dalamnya Asal usul kelompok Aswaja nampak pada para sahabat yang bersikap netral dalam perebutan kekuasaan setelah masa Khulafaur Rasyidin. Meski demikian, aliran teologi Aswaja lahir atas prakarsa Khalifah Abdul Malik untuk menciptakan ketertiban

Peringati Harlah LAZISNU, Alim Sulaiman : Berbagi itu indah, Berbagi itu Mudah

Blitar – Merawat warga Nahdlatul Ulama (NU) bukan hanya berkenaan dengan membina amaliah keagamaan. Lebih dari itu juga memberikan perhatian di bidang sosial dan ekonomi. Peran ini tentunya lebih ditekankan kepada NU sebagai sebuah organisasi. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota blitar merealisasikannya di Hari Lahir (Harlah) NU Care LAZISNU yang ke 16 dengan gerakan nyata 2 hari berturut-turut (8-9 Februari 2021), yakni sholawatan semalam suntuk, khotmil qur’an hingga berbagi zakat di wilayah kota Blitar. Penyerahan bantuan dilakukan

Awas Terkecoh, Begini Wajah Baru Kantor Ansor Mblitar

Blitar – Ansor Blitar akan membuka kantor baru di Jl Cisadane 9 Bendo Kota Blitar untuk memberikan sistem pelayanan komunikasi dan penyimpanan data. Juga tempat berkumpulnya sahabat-sahabat dalam mengerjakan sesuatu untuk mencapai target yang telah ditentukan. Pantauan NU Online, kantor Asor ini memiliki beberapa fungsi,antara lain ; Menerima informasi. Informasi yang dimaksud dapat berupa surat, panggilan telepon, dan laporan mengenai berbagai kegiatan kemasyarakatan Merekam dan menyimpan data-data serta informasi agar dapat sesegera mungkin apabila manajemen meminta informasi tersebut Mengatur informasi. Memberi informasi.

Shalawat, Kyai Sukamto: Sebagai Pematik Terkabulnya Doa

Blitar – Salah satu hikmah bershalawat adalah mereka yang bershalawat memiliki kesamaan aktivitas dengan malaikat, yaitu bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Kali ini Aswaja Center menggandeng Majlis Az Zayn  menggelar Ratibul Hadad dan Sholawat Untuk Bumi Bung Karno dengan dukungan NU Care LAZISNU di Auditorum PCNU Kota Blitar, Jl Cisadane 9 Bendo Kota Blitar. (Ahad,31/1/2021) Ketua Aswaja NU Center Kota Blitar, Kyai Sukamto Abdul Hamid menjelaskan pentingnya membaca sholawat bagi masyarakat nahdliyin. “Keutamaan membaca shalawat disebutkan dalam riwayat Imam Muslim,  pahala bagi

Sikapi Corona, Ustadz Khusnuddin MA Jelaskan Pentingnya Hibah, Hadiah, dan Shodaqoh

Blitar – Di tengah pandemi saat ini, di mana masyarakat dihadapkan pada wabah Corona Virus, umat Islam harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satunya dengan memperbanyak shodaqoh. “Perbanyak shodaqoh, baik harta benda. Bersikap ramah dan perilaku saling menolong kepada sesama,” Ustadz Khusnuddin , S.Sos., MA, Ketua MWC NU Sukorejo Kota Blitar. Dalam tausiyahnya kepada mahasiswa IAIN Kediri secara online via aplikasi Zoom ini, Ustadz Khusnuddin menegaskan agar umat Islam senantiasa memperbanyak hibah, hadiah, dan shodaqoh kepada sesama

Spirit Ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah

Munculnya Asy’ariyah dan Maturidiyah merupakan upaya mendamaikan antara kelompok Jabariyah dengan kelompok Qadariyah (yang dilanjutkan oleh Mu’tazilah) yang mengagung-agungkan manusia sebagai penentu seluruh kehidupannya. Sikap moderat keduanya merupa-kan ciri utama dari kaum Aswaja dalam beraqidah. Sikap  tawasuth diperlukan dalam rangka untuk merealisasikan amar ma’ruf nahi munkar yang selalu mengedepankan kebajikan secara bijak. Yang prinsip bagi Aswaja adalah berhasilnya nilai-nilai syariat Islam dijalankan oleh masyarakat, sedangkan cara yang dilakukan harus menyesesuaI kan dengan kondisi dan situasi masyarakat setempat. Aswaja menolak ajaran-ajaran yang dimiliki oleh

Aqidah Aswaja An-Nahdliyah

Pada zaman Rasulullah SAW masih ada, perbedaan pendapat di antara kaum Muslimin (sahabat) langsung dapat diselesaikan Nabi Muhammad SAW. Tapi sesudah beliau wafat, penyelesaian semacam itu tidak ditemukan. Perbedaan sering muncul lagi sebagai pertentangan dan permusuhan di antara mereka. Kemudian masuk ke dalam wilayah agama, terutama seputar hukum seorang Muslim yang berbuat dosa besar. Mereka berselisih paham tentang status hukum orang berbuat dosa besar ketika dia meninggal, apakah dia tetap mukmin atau sudah kafir ? Persoalan aqidah ini meluas ke persoalan-persoalan

Tanggapi Haikal Hassan, KH Marzuki Mustamar: Kelompok itu Berulang Kali Bohong

Tanggapi video Babe Haikal Hassan, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU Jawa Timur) KH Marzuki Mustamar mengatakan agar jangan percaya dengan kelompok yang sudah terbukti berulang kali bohong. “Jangan dipercaya, kelompok itu berkali-kali berbohong. Tempo hari menyebarkan isu katanya Habib Umar mimpi, Nabi pesan suruh mentaati pemimpin mereka, apa yang jadi pesannya pemimpin mereka, adalah pesannya Nabi SAW. Belakang Habib Umar Yaman klarifikasi tidak pernah mimpi seperti itu,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad ini dalam sebuah video yang viral beredar di