Teknologi

Kartanu 2

Keren, Panduan Amaliyah Ada di Aplikasi Kartanu

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meluncurkan aplikasi digital berbasis online yaitu kartu tanda anggota NU yang diberi nama Kartanu. Kartanu sendiri adalah program unggul PBNU menyongsong 1 abad Nahdlatul Utama, memiliki fungsi mempermudah warga NU memiliki Kartu Tanda Anggota NU yang merupakan identitas resmi warga NU. Selain fungsi sebagai tanda pengenal, di Aplikasi Kartanu memiliki beberapa fungsi lain diantaranya isi ulang pulsa, paket data, token PLN, e-money, pembayaran tagihan meliputi pembayaran listrik, pascabayar, PDAM, telkom, BPJS, TV kabel, dan fungsi lainnya sebagai

KARTANU

GERAKAN KARTANU MENUJU 1 ABAD NAHDLATUL ULAMA

Kota Blitar, NU Online Nahdlatul Ulama salah satu organisasi terbesar Indonesia bahkan mancanegara sekalipun. Dalam rangka menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau biasa kita sebut dengan PBNU meluncurkan sebuah aplikasi yang bertujuan untuk menunjang aktivitas keseharian dan juga sebagai identitas resmi warga NU didunia dan khususnya di Indonesia. Kartanu sendiri adalah akronim dari Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama, kartu ini merupakan sebuah identitas yang dapat dimiliki oleh setiap warga Nahdliyin. Secara umum manfaat dari Kartanu sendiri adalah

NUJEK, Transportasi Umat, Hadir Kapan Saja Dimana Saja

NUBLITAR- NU JEK ini sebenarnya baru digarap serius sekitar beberapa bulan yang lalu oleh empat laki – laki yang berstatus sebagai partner kerja, sahabat sekaligus keluarga ini. Mereka adalah Moch Ghozali sebagai Chief Executive Officier (CEO), Imam Syafii sebagai Chief Operation Officier (COO), Umayya sebagai Chief Technology Officier (CTO), dan Lukman Khakim sebagai Chief Finance Officier (CFO). Mereka sudah kenal lama, bahkan mereka juga sudah memiliki usaha bersama sebelum menggarap NU-JEK ini. Ada perusahaan software yang mereka kelola bersama sebelumnya. Ide membuat NU-JEK

Tangkal Intoleransi, PWNU Jatim Gelar NU Millenial Digital Camp

Generasi milenial Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada semua orang. Hal ini disampaikan Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, HA Hakim Jayli di hari pertama kegiatan NU Millenial Digital Camp, Jumat (6/9) malam. Menurutnya, generasi milenial NU garus harus bisa membuat gerakan yang mana gerakan itu bisa menginisiasi semua orang. “Yakni gerakan yang tidak hanya menggerakkan warga NU saja, tapi gerakan yang bisa menggerakkan seluruh warga Indonesia,” jelasnya. Pria yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) TV9