Potret Gotong Royong Warga NU Kota Blitar Saat Pademi Covid 19

Blitar – Merebaknya penyebaran virus COVID-19 ternyata tidak hanya berdampak terhadap sektor kesehatan saja, melainkan sektor ekonomi. Sejak pertengahan Maret lalu, dampak COVID-19 menghantam para pekerja, khususnya pekerja sektor informal yang mengandalkan upah harian seperti pedagang, buruh lepas, dan lainnya.
Terkait situasi ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar bersama Muslimat NU, Fatayat NU dan Ansor mengadakan program patungan untuk semua. Donasi yang didapat akan disalurkan melalui Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Blitar. Ketua NU Care Lazisnu Kota Blitar, Alim Sulaiman S.Pd.I mengatakan saat ini bantuan semua elemen bangsa sangat berarti untuk mengatasi pandemi COVID-19 agar segera berakhir.
“Kebutulan warga Nahdliyin Kota Blitar sedang terus membantu dan berdiskusi dengan pemerintah. Bagaimanapun pemerintah juga terus menyalurkan dana bantuan kepada saudara-saudara kita yang juga membutuhkan. Namun, kita juga tahu bahwa kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dalam hal ini dibutuhkan semua elemen dari bangsa ini untuk bahu-membahu,” ujarnya, Senin (20/4/2020).
Baca juga: Pemuda NU Versus Covid 19 Jilid 3, Peduli Antar Umat Beragama
Pada even ini, Alim Sulaiman mengatakan langkah yang dilakukan oleh PCNU, Muslimat NU, Fatayat NU dan Ansor tersebut merupakan langkah yang baik. Pasalnya, keadaan saat ini sangat serius dan impact yang sekarang sudah mulai terasa adalah pada sosial ekonomi.
“Keadaan tidak akan segera pulih kembali melihat teman-teman kita yang tidak disiplin, dan masih banyak orang yang tidak bisa stay at home karena ekonomi. Jadi mereka harus bekerja di luar dan harus berjuang mencari nafkah. Nah kondisi inilah yang harus kita waspadai. Langkah yang dilakukan PCNU, Muslimat NU, Fatayat NU dan Ansor ini saya lihat bagus sekali. Karena kita nggak bisa bekerja sendiri-sendiri saat ini,” ujarnya.
Sumbangan NU ranting Ngadirejo
Dalam penyaluran bantuan, PCNU Kota Blitar membentuk Team SATGAS NU P3 COVID- 19. Team ini bertugas melakukan penggalangan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. Terhitung mulai tanggal 16-19 April 2020 menggelar pengumpulan sembako di Kantor PCNU Kota Blitar hingga didistribusikan ke seluruh warga Blitar tanggal 22-23 April 2020 mendatang.
Dalam penggalangan dan penyalurannya, bendahara NU Care LazisNU Kota Blitar, Khozin Asrori mengatakan, penggalangan dan penyaluran akan dilakukan dengan tetap menerapkan physical distancing.
“Jadi saat pengumpulan dan pendistribusian sembako, kami upayakan betul untuk melalu memakai masker, hingga tidak bersalaman dan tidak bersentuhan, tetap jaga diri jaga jarak,” ujarnya.
Dalam program ini, pekerja informal menjadi sasaran prioritas, di mana mereka menjadi masyarakat yang paling terdampak akan adanya pandemi ini. “Kali ini semua merasakan dampaknya, kita menghadapi musuh yang tidak terlihat. Tapi yang paling merasakan pertama kali adalah masyarakat di sektor informal. Mereka yang penghasilannya harian sehingga dengan demikian maka yang harus diselamatkan lebih dulu adalah mereka yang bekerja di sektor informal atau pedagang-pedang kecil,” ujar Khozin.
“Kami sangat berharap banyak orang semakin tergerak hatinya untuk berdonasi dan menyisihkan THR-nya ini lewat NU Care Laazisnu Kota Blitar,” ungkapnya.
Berikut potret gotong royong warga Nahdliyin saat pandemi Covid 19 yang berhasil dihimpun redaksi.
Sumbangan bantuan dari Muslimat NU Kota Blitar
Sumbangan peduli terdampak covid-19 sudah diambil banser Kota Blitar. Senin (20/4)
Sumbangan Bantuan Ranting Dawuhan
Sumbangan Bantuan Ranting Jatimalang
Tambanhan sumbangan bantuan dari warga sekitar (Pak Pri Show Room)
Sumbangan bantuan ranting Kepanjenlor
Sumbangan bantuan ranting cabean
Sumbangan bantuan ranting Sawahan
Sumbangan bantuan ranting Gedog
Sumbangan bantuan ranting Plosokerep

1 Comment