Informasi

SANTRI TPQ KOTA BLITAR PERINGATI HSN DENGAN DOA’ BERSAMA DAN ZIARAH

Hampir seribu Santri memadati area Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden wijaya kota Blitar. (21/10/2019) Dengan penuh seman gat para santri TPQ se Kota Blitar mengikuti acara DOA’ BERSAMA dan ZIARAH di TMP bersama dengan Komandan Kodim 0808 Blitar. Acara Doa’ bersama dan Ziarah ini adalah merupakan Rangkaian peringatan HSN yang dilaksanakan oleh LPPTKA-BKPRMI Kota Blitar. Gus Muhtar Lubbi selaku Ketua DPD BKPRMI Kota Blitar mengatakan bahwa tujuan diadakannya Doa’ bersama dan Ziarah adalah untuk memperingati Resolusi Jihad dan sekaligus mengajak para santri supaya menghargai

Turnamen Futsal Sarungan Kembali Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Blitar

Blitar – Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kota Blitar menggelar Lomba Futsal Santri yang di ikuti ratusan santri TPQ se Kota Blitar. (Minggu 20/10/2019) Ust. Alim Sulaiman selaku direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Blitar mengatakan Bahwa acara lomba futsal santri ini adalah merupakan kegiatan tahunan dalang rangka memeriahkan Hari Santri Nasional dan memperebutkan Piala Kapolres Blitar Kota. “Jumlah peserta lomba futsal santri kali ini sebanyak 60 Team dengan jumlah anggota sebanyak

Jelang Hari Santri, PCNU Kota Blitar Ziarah ke Makam Pendiri NU

Blitar – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN), PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) kota Blitar menggelar ziarah ke makam para pendiri NU di kota Blitar, Jum’at (18/10/2019). Kegiatan ziarah makam diawali dengan berkumpul di Masjid Agung Kota Blitar, untuk melaksanakan sholat Jum’at terlebih dahulu, lalu bersama-sama ke makam pendiri NU. Lokasi yang pertama dikunjungi rombongan PCNU Kota Blitar adalah makam KH. Muhsin yang terletak di belakang Masjid Agung Kota Blitar. Dengan ziarah ke makam ulama dan muassis, berharap dapat meneladani beliau yang

Alumni Madrasah Amil Siap Mengembangkan Lazisnu Disetiap Ranting Kota Blitar

Lazisnu Kota Blitar siap mendirikan UPZIS disetiap Ranting NU (Ahad, 13/10/2019) Alim Sulaiman selaku Sekretaris PC Lazisnu Kota Blitar menyampaikan bahwa PC Lazisnu Kota Blitar siap untuk Turba membantu dalam mendirikan dan menjalankan Unit Pengelola Zakat Infaq Shodaqoh UPZIS di Ranting NU se Kota blitar. Hal ini harus dilakukan untuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) setelah diselenggarakannya Madrasah Amil. Alim menambahkan bahwa peluang untuk mengembangkan Lazisnu sangat terbuka lebar, hal itu bisa dilihat dari banyaknya jumlah warga Nahdliyin yang ada di kota Blitar. “NU

Pertama Kalinya Lazisnu Kota Blitar Menyelenggarakan Madrasah Amil

NU Care – Lazisnu Kota Blitar mengadakan Madrasah Amil untuk yang pertama kalinya. Dilaksanakan pada hari Ahad 13 Oktober 2019 bertempat di PP.Bustanul Muta’allimin Dawuhan Kota Blitar di ikuti sebanyak 100 orang peserta perwakilan dari Ranting NU se Kota Blitar.  Ketua Lazisnu Kota Blitar , Imam Musthofa, S.Pd I mengatakan bahwa tujuan diadakannya Madrasah Amil adalah untuk memberikan modal keilmuan tentang Zakat, Infaq, dan Shodaqoh kepada para Amil atau calon Amil yang ada disetiap Ranting NU, juga bertujuan untuk mengajak kepada para

IPTKM NU BAHAS REKRUTMENT TENAGA DIDIK DAN KEPALA SEKOLAH TK. AL HIDAYAH YANG KOMPETEN

Sabtu, 05 Oktober 2019. Muslimat NU mengadakan pertemuan rutin, Ikatan Pengelola Taman Kanak-Kanak Muslimat Nahdlotul Ulama (IPTKM NU) di TK. Al Hidayah Klampok I kec. Sanawetan, Kota Blitar. Pertemuan ini diadakan rutin sebulan sekali yaitu setiap hari Sabtu Pon. Kali ini sebagai pemandu acara, Ibu Hj. Robiqoh S.Ag yang juga sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU kota Blitar. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dikemas dalam acara Istighotsah bersama dan dilanjutkan Tahlil singkat untuk para tokoh-tokoh pendiri dan pendahulu Muslimat

Pengakuan Kader, Cara Menghancurkan NKRI

Testimoni ini ditulis oleh seorang mantan kader PKS dari UI bernama Arbania Fitriani, sebagai “note” pribadi di facebook. Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam. Tulisan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenal PKS secara objektif, agar rakyat Indonesia mengetahui apakah PKS benar-benar mengusung kepentingan rakyat Indonesia atau justru sedang mengkhianati masyarakat dan para kadernya

Profil TK Al Hidayah Klampok Kota Blitar

Adapun Visi dan Misi TK Al Hidayah yaitu : Visi : Mencetak generasi yang berakhlaq mulia, aktif, kreatif, inovatif, berdasarkan Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah. Misi : 1. Membiasakan anak untuk berperilaku Islami. 2. Memberikan pendidikan budi pekerti yang dilandasi oleh nilai-nilai agama dan budaya. 3.Mengembangkaan intelektual yang berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi. 4. Menanamkan jiwa kemandirian agar mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun lingkungannya. 5. Menciptakan suasana pembelajaran nyaman, aman dan menyenangkan. 6. Memberikan pembiasaan kepada anak untuk melayani kebutuhan dan mengatasi permasalahannya. 7. Membiasakan anak peka terhadap kebersihan

Hukum Perempuan Berpidato Dihadapan Jama’ah Laki-laki

Deskripsi masalah Sekelompok jamaah putri mengadakan pengajian atau pertemuan, Undangan yang hadir disitu tidak hanya khusus putri melainkan banyak undangan dari orang laki-laki, biasanya tempat duduk laki –laki di depan tanpa di pisah oleh satir, serta petugas dalam acara tersebut semuanya perempuan baik pembawa acara, sambutan atau penceramah. Pertanyaaan : Bagaimana hukumnya perempuan berpidato ( MC, sambutan, ceramah) dihadapan laki-laki ? Jawaban : Tidak di perbolehkan, kecuali memenuhi syarat –syarat di antaranya: » Menutup aurat » Adanya satir antara laki-laki dan perempuan. » Tidak hawatir akan menimbulkan fthnah

Hukum Datang ke Kyai untuk Melancarkan Usaha

Deskripsi masalah. Seorang datang ke Kyai / dukun lalu orang itu berkata: “Yai/ Mbah .. saya minta sesuatu agar usaha saya lancar” atau “ Saya mohon saran, agar saya di beri kesembuhan “ Kemudian sang kyai memberikan sesuatu (barang) kepada orang tersebut, dan akhirnya pemohon berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Pertanyaan: a. Bolehkah ucapan orang yang datang ke kyai / mbah dukun seperti dalam diskripsi ? kalau tidak boleh bagaimana kata-kata yang paling tepat? b. Bagaimana hukumnya memberi barang kepada orang/ pemohon yang tidak jelas