Informasi

Download Gratis Buku dan Kitab Aswaja an-Nahdliyah Karya Para Ulama

Download gratis buku dan kitab Aswaja an-Nahdliyah karya para ulama, koleksi dari Nahdlatul Ulama: Aswaja https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCNmZ4d08ybHgyd1U E-Book NU https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCR08tNHNzZlA5Y0k Kitab-Kitab Nusantara https://drive.google.com/open?id=0B49krkb9SjaCeUVvYV9IX1RiOG8 Kitab-Kitab Tauhid https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdERKYW9nUk9HWlE Kitab-Kitab Ulumul Quran https://drive.google.com/drive/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdXV3X0Q2Z3EweHM?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Fikih https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCUWhvQnByMVRPSzA Kitab-Kitab Tafsir https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCUUM1RjhwdXl3MXM Kitab-Kitab Hadits https://drive.google.com/drive/folders/0B49krkb9SjaCOS1tRmNmclR5bE0 Kitab-Kitab Nahwu Shorof https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCZlRBN3VpeFg2YWc Kitab-Kitab Manthiq dan Balaghah https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCcEFXc1FlbUZXY0k?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Tarikh https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCcjJ6ejdsQ3pYRXM Kitab-Kitab Maulid ar-Rasul https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCTmpjZEpFYUxmWFE Kitab-Kitab Tashowwuf https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdzQyMm5iVWNRdVk Nadzoman https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCSllfY1NNeGtfWlE Kitab-Kitab Karya Syaikh Abdul Qadir Jailany https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCUFNZZHIwRV9hOG8?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Karya Syaikh Zakariyya al-Anshory https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCZ0FBRVd3RDN1cFE?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Karya Imam Ghozali https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCQURIUzY3WDdlcEE Kitab-Kitab Karya Imam al-Haddâd https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCaUFpams2TkdyZDA?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Karya Imam as-Suyuuthi https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCdTgyTVdxLTB4MTA?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Karya Syaikh Mahfudz at-Tarmasi https://drive.google.com/drive/u/1/mobile/folders/0B49krkb9SjaCOWZsY3JMSk9zWkk?sort=13&direction=a Kitab-Kitab Karya Abuya Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki https://drive.google.com/drive/u/2/mobile/folders/0B49krkb9SjaCbUNqd3hJdHNRUjQ Kitab-Kitab

PWNU Jatim : Tetap Jaga Persaudaraan Usai Pemilu

Surabaya, NUBlitar.or.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) menghimbau kepada seluruh elemen, baik kontestan, tim sukses, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh politik, yang terlibat dalam pemilihan umum (pemilu) Indonesia 2019 agar bersama-sama menciptakan suasana politik yang damai, tidak memprovokasi rakyat dengan berita bohong dan ujaran kebencian, serta menerima hasil pemilu dengan lapang dada. PWNU berseru, sesuai dengan peraturan yang ada maka siapapun yang merasa keberatan dengan hasil pemilu bisa menempuh jalur konstitusi yang ada. Tidak dengan menggunakan

Lailatul Ijtima, Kebiasaan Warga NU Kota Blitar Jelang Hari Coblosan

Blitar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Blitar beserta warga NU agar menggelar lailatul ijtima’ sehari sebelum pemungutan suara, Selasa malam, 16 April 2019. Diharapkan, dengan berkumpul-kumpul dalam kegiatan positif, persatuan, kedamaian, dan keamanan bangsa tetap terjaga meski masyarakat beda-beda pilihan politik. Lailatul ijtima’ sebetulnya kebiasaan yang rutin dilakukan di lingkungan Nahdliyin. Khusus di detik-detik pelaksanaan Pemilu. Sesuai arahan PWNU Jatim,  Rais Syuriah PCNU Kota Blitar KH A. Karim Muhaimin  menginstruksikan kegiatan positif itu agar digelar oleh seluruh Ranting NU se-Kota

Umat Islam Jangan Tertipu Slogan ‘Kembali pada Qur’an dan Hadits’

Jakarta – Nublitar.or.id – Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin mengingatkan umat Islam agar tidak perlu mengikuti dan tidak tertipu dengan slogan “Kembali pada Qur’an dan Hadits” yang saat ini sering digembar-gemborkan sebagian kelompok untuk menyebarkan paham mereka. Memang sudah menjadi kesepakatan umat Islam jika teks-teks suci dalam Islam, berupa al-Quran dan al-Hadits, adalah sumber dan dalil hukum yang wajib diagungkan. Pengagungan terhadapnya lanjutnya tidaklah sama dengan penggalian hukum-hukum dari Qur’an dan Hadits. Sehingga setiap muslim yang mengagungkan dan mensucikannya tidak otomatis

Sejarah PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)

Nublitar.or.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), didirikan di Jakarta pada tanggal 23 Juli 1998 (29 Rabi’ul Awal 1419 Hijriyah) yang dideklarasikan oleh para kiai-kiai Nahdlatul Ulama, seperti Munasir Ali, Ilyas Ruchiyat, Abdurrahman Wahid, A. Mustofa Bisri, dan A. Muhith Muzadi. Berdirinya PKB berawal dari lengsernya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan pada 21 Mei 1998. Peristiwa ini menandai lahirnya era reformasi di Indonesia. Sehari setelah peristiwa bersejarah itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapatkan usulan dari para warga NU di seluruh pelosok Tanah

Cara Sah Menentukan Awal Ramadhan

Nublitar.or.id – Metodologi penentuan awal bulan Qamariah, baik untuk menandai permulaan Ramadhan, Syawal dan bulan lainnya harus didasarkan pada penglihatan bulan secara fisik (rukyatul hilal bil fi’ly). Sedangkan metode perhintungan astronomi (hisab) dipakai untuk membantu prosesi rukyat. Disampaikan oleh KH Nasrudin diikuti oleh warga nahdliyin dan muslimat NU kota Blitar (Ahad,14/04/2019) Cara Sah Menentukan Awal Ramadhan dengan Rukyatul Hilal disampaikan disela-sela Pengajian Ahad Wage NU di Madjid Agung Kota Blitar (Ahad, 14/04/2019) Jumhurul madzahib (mayoritas imam madzhab selain madzhab Syafi’iyyah) berpendapat bahwa

Ihya Ulumuddin Kitab Menyucikan Jiwa

Nublitar.or.id – Ihya Ulumuddin atau Al-Ihya merupakan kitab yang membahas tentang kaidah dan prinsip dalam menyucikan jiwa (Tazkiyatun Nafs) yang membahas perihal penyakit hati, pengobatannya, dan mendidik hati. Kitab ini merupakan karya yang paling terkenal dari Imam Al-Ghazali. Pengajian kitab Ihya Ulumuddin ini disampaikan oleh KH. Ardani Ahmad diikuti oleh warga nahdliyin dan muslimat NU kota Blitar (Ahad, 14 April 2019) Kitab Ihya Ulumudin (احياء علوم الدين ) memiliki tema utama tentang kaidah dan prinsip dalam penyucian jiwa yakni menyeru kepada kebersihan

Kyai Ma’ruf Amin Didukung Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur

Salah satu prinsip dasar yang harus dimiliki seorang santri adalah selalu menjaga ketersambungan dengan kyainya. Ketersambungan yang dimaksud adalah dengan menjalankan dawuh atau nasihat-nasihat dan perintah dari kyai. Bahasa pesantren menyebutnya dengan istilah sami’na wa atha’na. Memilih pemimpin adalah untuk keselamatan negeri, untuk keselamatan generasi. Memilih Kyai Ma’ruf Amin yang Ahlussunnah wal Jama’ah ini didukung oleh Nahdlatul Ulama se Jawa Timur, diantaranya: NU BANGKALAN NU BANYUWANGI NU BLITAR NU BOJONEGORO NU BONDOWOSO NU GRESIK NU JEMBER NU JOMBANG NU KABUPATEN MALANG NU KABUPATEN PASURUAN NU KABUPATEN PROBOLINGGO NU KEDIRI NU KOTA BLITAR NU KOTA BATU NU

NU Kota Blitar Tulus Mengabdi

NU Kota Blitar tulus mengabdi untuk kesahihan bangsa ini, untuk kesalehan bangsa ini. Memilih Kyai Ma’ruf Amin bukan semata memilih pemimpin. Lebih dari itu adalah ikhtiar untuk keselamatan negeri, untuk keselamatan generasi. Pilpres kali ini bukan hanya tentang 1 & 2. Namun yang lebih penting adalah pertempuran antara Ahlussunnah Wal Jamaah (NU) dan Radikalis/Ekstrimis. Jangan diam saja, ambil bagian, jangan tunda kesempatan, kunci rapat pintu penyesalan. NU Kota Blitar Bersatu Membangun Indonesia  

Ma’ruf Amin Dapat Sambutan Meriah dari Ribuan Banser di Lamongan

Lamongan – NUBLITAR.OR.ID – Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menghadiri acara apel kesetiaan kader Banser dan GP Ansor bertajuk “Satu Komando Satu Barisan Mengawal Kyai Sampai Mati” di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019). Ia disambut meriah oleh ribuan kader Banser dan GP Ansor dari beberapa daerah di Jawa Timur tersebut. Ma’ruf baru sempat hadir di lokasi pada sore hari. Acara sendiri sudah dimulai pada siang hari. Tidak banyak yang disampaikan pasangan Joko Widodo